27 October 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

‎Mahasiswa Ilmu Komunikasi UHO Sabet Juara 3 Lomba Literasi Keuangan OJK

  • Bagikan
‎Mahasiswa Ilmu Komunikasi UHO Sabet Juara 3 Lomba Literasi Keuangan OJK
Rony Febryan

‎SULTRATOP.COM, KENDARI – Rony Febryan, mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO), berhasil meraih Juara 3 dalam kompetisi Class of Champions yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Lapangan Eks-MTQ Kendari, 25 Oktober 2026.
‎
‎Prestasi tersebut diraih Rony setelah bersaing dengan hampir 80 peserta dari sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Terbuka, UIN Kendari, STIE 66 Kendari, Universitas Halu Oleo, dan beberapa perguruan tinggi lainnya.
‎
‎Menariknya, Rony berasal dari Jurusan Ilmu Komunikasi, bukan bidang ekonomi yang berkaitan erat dengan materi kompetisi. Ia mengaku harus mempelajari materi literasi keuangan dari dasar hingga pembahasan yang lebih kompleks dalam waktu yang sangat terbatas.
‎
‎Informasi mengenai perlombaan itu awalnya diperoleh Rony dari seorang teman melalui Instagram. Setelah mengetahui informasi tersebut, ia langsung mendaftarkan diri dan mulai mencari tahu tentang penyelenggara, bidang yang dilombakan, serta mekanisme kompetisi.
‎
‎“Jarak saya mendaftar dengan waktu perlombaannya hanya selisih satu hari, jadi terlalu deadline sekali,” ungkap Rony.
‎
‎Dengan waktu persiapan yang terbatas, Rony mengaku belajar selama satu malam penuh. Ia memanfaatkan YouTube sebagai sumber pembelajaran karena terbiasa memahami materi melalui metode audiovisual.
‎
‎Materi yang dipelajarinya meliputi OJK, perbankan, literasi keuangan, hingga berbagai lembaga yang berkaitan dengan sektor jasa keuangan, termasuk Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

‎‎Selain menonton video pembelajaran, Rony juga memanfaatkan ChatGPT untuk berlatih mengerjakan soal-soal terkait materi kompetisi. Ia mengaku tidak mendapatkan pendampingan khusus dari mentor, dosen, maupun pihak lain selama persiapan.
‎
‎“Sumber belajar saya lewat YouTube karena saya tipikal orang yang belajar model audiovisual. Saya mencari materi terkait OJK, perbankan, dan literasi keuangan, lalu latihan soal-soal di ChatGPT,” jelasnya.
‎
‎Dalam kompetisi tersebut, peserta diuji melalui sejumlah tantangan yang menggabungkan pengetahuan keuangan, ketepatan menjawab pernyataan benar atau salah, kemampuan mengingat kartu, serta kecepatan menjawab pertanyaan.
‎
‎Pada babak pertama, peserta harus menentukan apakah pernyataan yang diberikan panitia benar atau salah. Rony mengaku mempelajari pola kalimat dan kata-kata tertentu yang perlu dicermati agar dapat menilai kebenaran suatu pernyataan.
‎
‎Memasuki babak kedua, peserta menghadapi permainan memory card dengan tantangan menghafal 16 kartu dalam waktu 10 detik.
‎
‎Rony menerapkan strategi dengan menghafal kartu berdasarkan urutan baris. Ia memprioritaskan empat kartu pertama untuk memastikan informasi yang diingat tetap akurat sebelum mencoba mengingat kartu lainnya.
‎
‎Strategi tersebut membuahkan hasil. Rony berhasil menjadi pemenang dalam permainan memory card tersebut.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor Oktober 2026
‎Mahasiswa Ilmu Komunikasi UHO Sabet Juara 3 Lomba Literasi Keuangan OJK
Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Lapangan Eks-MTQ Kendari, 25 Oktober 2026.

Sementara itu, pada babak ketiga atau kursi panas, peserta harus berlomba menjawab pertanyaan yang dibacakan panitia. Dalam babak ini, kecepatan menjadi faktor penting karena peserta harus segera mengangkat tangan untuk memperoleh kesempatan menjawab.
‎
‎Rony memilih menjawab setiap pertanyaan yang mampu dicobanya karena, berdasarkan pemahamannya terhadap aturan permainan, tidak ada pengurangan nilai untuk jawaban yang salah.
‎
‎“Strategi saya ialah menjawab semua soal karena tidak ada sistem pengurangan nilai. Jadi, coba semua peluang dan dapatkan jawaban benar sebanyak-banyaknya,” tuturnya.
‎
‎Menurut Rony, babak final menjadi tantangan paling sulit karena seluruh peserta berlomba-lomba menjawab pertanyaan secepat mungkin. Keterlambatan mengangkat tangan dapat membuat kesempatan memperoleh poin diambil peserta lain.
‎
‎“Kalau terlambat angkat tangan, peluang poin diambil oleh lawan,” katanya.
‎
‎Meski harus bersaing dengan peserta dari berbagai perguruan tinggi dan mempelajari materi yang relatif baru baginya, Rony mampu menyelesaikan kompetisi hingga meraih posisi ketiga.
‎
‎Pengalaman tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Rony yang selama ini menempuh pendidikan di bidang komunikasi. (===)
‎
‎
‎Editor: Muhamad Taslim Dalma

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
Jadikan Sultratop.com sumber preferensi berita Anda.
Sumber Terverifikasi Kelola Preferensi →
  • Bagikan