SULTRATOP.COM, JAKARTA – M. Sahrun Mubarak, perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara I Kategori Berbakat Putra Budaya Indonesia 2026 dalam ajang Pemilihan Putra-Putri Budaya Indonesia 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 14–18 Oktober 2026.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sulawesi Tenggara. Tak sekadar mengejar gelar juara, keikutsertaan Sahrun dalam ajang nasional ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya Bumi Anoa sekaligus menunjukkan peran generasi muda dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia.
Melalui advokasi KARSA (Karya Anak Nusantara dalam Seni dan Budaya), Sahrun membawa gagasan tentang pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga, mengembangkan, dan melestarikan seni serta budaya Nusantara. Ia meyakini bahwa pelestarian budaya harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman agar semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.
Perjalanan Sahrun hingga berhasil menorehkan prestasi di panggung nasional bukanlah hal yang mudah. Dengan tekad kuat dan semangat pantang menyerah, ia berupaya memberikan yang terbaik sekaligus membawa nama Sulawesi Tenggara agar semakin dikenal melalui kekayaan seni dan budayanya.
Prestasi ini juga menambah deretan pencapaian Sahrun di bidang seni. Sebagai mahasiswa yang aktif mengembangkan potensi diri, ia sebelumnya berhasil meraih juara dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) yang digelar pada 8–12 September 2026 di Jember, Jawa Timur, pada cabang lomba dangdut putra.
Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensinya dalam mengasah bakat dan berkontribusi di bidang seni dan budaya. Melalui berbagai kompetisi yang diikutinya, Sahrun terus berupaya mengembangkan kemampuan sekaligus membuka ruang bagi seni daerah untuk dikenal lebih luas.
Bagi Sahrun, keberhasilan meraih Juara I Kategori Berbakat Putra Budaya Indonesia 2026 bukan semata-mata tentang pencapaian pribadi. Lebih dari itu, prestasi tersebut merupakan kesempatan untuk membawa identitas dan kebanggaan daerah ke panggung nasional.
“Saya datang membawa nama Sulawesi Tenggara, dengan kebanggaan terhadap budaya dan identitas daerah. Bagi saya, perjuangan ini bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi juga tentang bagaimana karya anak daerah dapat dikenal, budaya kita mendapat ruang, dan generasi muda Sulawesi Tenggara berani mengambil bagian dalam panggung Indonesia,” kata Sahrun Mubarak kepada Sultratop.com, Sabtu (24/10/2026).
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Sulawesi Tenggara untuk terus berani berkarya, mengembangkan potensi, serta mencintai dan menjaga identitas budaya daerah.
Menurutnya, kemajuan kebudayaan membutuhkan keterlibatan generasi muda yang tidak hanya bangga terhadap warisan leluhur, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi agar seni dan budaya tetap hidup serta relevan di tengah perkembangan zaman.
Perjalanan Sahrun di ajang Putra-Putri Budaya Indonesia 2026 pun menjadi salah satu babak penting dalam kiprahnya di bidang seni dan budaya. Ia berharap prestasi tersebut dapat menginspirasi lebih banyak anak daerah untuk terus berprestasi, berkarya, dan mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di tingkat nasional.
Baginya, keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari gelar yang diraih, tetapi juga dari nilai perjuangan, pengalaman, serta kontribusi nyata yang dapat diberikan bagi daerah dan kemajuan kebudayaan Indonesia. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati









