SULTRATOP.COM, KENDARI – Dalam upaya memaksimalkan profit sekaligus mendorong digitalisasi tata kelola perusahaan berbasis Enterprise Resource Planning (ERP System), Fisca Grup Indonesia menggelar seminar yang bertujuan meningkatkan aktivitas ekonomi berbasis teknologi di dunia usaha, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengembangan ERP System Mine-O, aplikasi akuntansi Cash, serta aplikasi Human Resource Management (HRM) Humvi.
Platform digital tersebut dikembangkan oleh Skyrocketed.id, perusahaan yang berada di bawah naungan Fisca Grup Indonesia. Kehadiran layanan digital ini ditujukan untuk meningkatkan penataan administrasi secara transparan, mulai dari manajemen keuangan, sumber daya manusia (SDM), hingga aspek legal perusahaan.
Di tengah era modernisasi, perusahaan dituntut mampu beradaptasi dan terus berkembang dengan memanfaatkan berbagai modul dalam sistem ERP. Sistem yang terintegrasi ini diharapkan dapat mendukung perusahaan dalam menciptakan tata kelola yang lebih efektif, efisien, dan terukur.
Penggunaan berbagai tools digital juga memudahkan karyawan maupun akuntan dalam melakukan pencatatan keuangan perusahaan. Sementara melalui modul Human Resource, perusahaan dapat mengelola absensi, pencapaian target, hingga penilaian kinerja karyawan secara lebih sistematis.

“Nanti ada modul lain di dalam ERP System. Hari ini kami fokus ke modul Cash untuk finance accounting, pajak, dan modul Humvi untuk human resource management. Jadi, kami fokus ke dua sistem ini,” kata CEO Fisca Grup Indonesia, Azwar Amiruddin, kepada awak media.
Menurut Azwar, setiap perusahaan perlu memiliki fondasi yang kuat, terutama dalam sistem pencatatan keuangan dan akuntansi. Hal tersebut penting agar perusahaan dapat mengetahui secara akurat kondisi profit, aset, serta perkembangan bisnisnya.
Dengan sistem berbasis daring yang dapat dipantau selama 24 jam, perusahaan juga memiliki kemudahan dalam mengawasi proses input data. Pemilik maupun manajemen perusahaan dapat mengakses informasi kapan saja, termasuk memantau kinerja SDM dan pencapaian target yang telah ditetapkan.
Fisca Grup Indonesia sendiri merupakan holding company yang bergerak di bidang konsultan, teknologi informasi (IT), legal, serta properti.
“Kekayaan intelektual kita berupa software. Untuk pertambangan, kami memiliki Mine Operation sesuai dengan kebutuhan operasional bisnis pertambangan yang di dalamnya terdapat modul keuangan dan harm fee. Kemudian ada juga human resource dan project management. Kehadiran teman-teman klien menambah semangat dan loyalitas kami, sekaligus menjadi ruang untuk berdiskusi mengenai perkembangan dunia usaha mereka yang terus bertumbuh,” ujar Azwar.
ERP System yang ditawarkan Fisca Grup Indonesia terdiri atas sejumlah modul yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Modul tersebut mencakup finance/accounting, exploration, forestry, production, operation, legal, human resource, hingga project management.
Ke depan, Fisca Grup Indonesia juga berencana mengembangkan modul khusus untuk industri pertambangan nikel. Salah satunya adalah modul penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan nikel yang akan diintegrasikan ke dalam sistem Mine Operation (Mine-O).
“Hanya ada tiga yang kami sosialisasikan dalam rancangan ERP System Mine-O secara keseluruhan modul. Untuk modul finance, namanya Cash, sedangkan untuk human resource pegawai menggunakan Humvi,” pungkasnya. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati




















