22 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Muna Barat Raih Jatah Terbanyak Kampung Nelayan Merah Putih, Total Anggaran Rp24 Miliar

  • Bagikan
Muna Barat Raih Jatah Terbanyak Kampung Nelayan Merah Putih, Total Anggaran Rp24 Miliar
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin bersama Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Andi Mannojengi saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Lasama, Kecamatan Tikep, Rabu (22/7/2026). (Adin/SULTRATOP.COM)

SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Kabupaten Muna Barat menjadi daerah dengan jatah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) terbanyak di Sulawesi Tenggara (Sultra). Sebanyak lima kawasan pesisir akan dibangun melalui program prioritas Presiden Prabowo Subianto dengan total anggaran sekitar Rp24 miliar, yang ditandai peletakan batu pertama di Desa Lasama, Kecamatan Tiworo Kepulauan (Tikep), Rabu (22/7/2026).

Lima lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih tersebut tersebar di Desa Latawe, Tanjung Pinang, Lasama, Tondasi, dan Desa Bangko. Kawasan itu diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi nelayan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan sektor kelautan dan perikanan.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Bupati Muna Barat, La Ode Darwin mengatakan, pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan yang dimiliki Muna Barat. Menurutnya, wilayah pesisir memiliki sumber daya yang besar sehingga perlu didukung dengan infrastruktur dan fasilitas yang memadai.

“Program KNMP ini bukan hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga menjadi upaya meningkatkan produktivitas nelayan, memperkuat ekonomi masyarakat, serta menciptakan kawasan pesisir yang lebih tertata dan berdaya saing,” kata La Ode Darwin.

Ketua DPD Golkar Sultra itu menjelaskan, keberadaan Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi pusat pengembangan usaha perikanan, mulai dari penangkapan ikan, pengolahan hasil laut, hingga pemasaran produk perikanan yang memiliki nilai tambah. Selain itu, kawasan tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang yang memudahkan aktivitas nelayan sehingga hasil tangkapan dapat dikelola lebih optimal dan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat.

Ia menambahkan, sektor kelautan dan perikanan merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah karena memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Muna Barat. Karena itu, pemerintah daerah akan terus menghadirkan berbagai program yang berpihak kepada masyarakat pesisir.

“Kami ingin masyarakat nelayan semakin sejahtera. Potensi laut yang dimiliki Muna Barat harus mampu memberikan manfaat ekonomi yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” tuturnya.

Darwin merinci, anggaran sekitar Rp24 miliar untuk pembangunan lima Kampung Nelayan Merah Putih tersebut akan digunakan untuk membangun berbagai fasilitas terintegrasi dari hulu hingga hilir sebagai upaya mengentaskan kemiskinan di wilayah pesisir. Fasilitas yang akan dibangun meliputi pabrik es, gudang beku (cold storage), bengkel kapal, tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, kios perbekalan nelayan, sentra kuliner, penerangan kawasan, hingga jalan lingkungan.

“Kita tidak berhenti di lima lokasi saja. Kami terus memperjuangkan tambahan tujuh lokasi baru melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan agar semakin banyak masyarakat pesisir merasakan manfaat program ini,” ucapnya.

Ia menegaskan, pemerintah daerah juga akan memperkuat konektivitas dengan Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari sebagai langkah awal memperluas jaringan pemasaran dan pengembangan potensi perikanan Muna Barat.

Sementara itu, Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari, Andi Mannojengi mengatakan, Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang akan dibangun di 1.369 lokasi di seluruh Indonesia. Dari seluruh kabupaten/kota di Sultra, Muna Barat menjadi daerah yang memperoleh alokasi pembangunan terbanyak, yakni lima lokasi.

“Muna Barat terbanyak mendapatkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dengan lima lokasi. Kemudian disusul Kota Kendari dan Kabupaten Muna empat lokasi. Muna Barat mendapatkan yang terbanyak berkat kerja keras dan usaha dari Bapak Bupati Muna Barat, La Ode Darwin,” jelasnya.

Ia berharap pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di lima lokasi tersebut menjadi pengungkit sektor kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada hasil laut.

“Kita berharap pembangunan KNMP di Muna Barat bisa bertambah lagi,” harapnya. (*/ST)

 

Laporan: Adin

Editor: Muhamad Taslim Dalma

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan