22 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Bukan Sekadar Punya Rekening, Pelajar di Kendari Didorong Melek Keuangan Digital

  • Bagikan
Bukan Sekadar Punya Rekening, Pelajar di Kendari Didorong Melek Keuangan Digital
Ilustrasi

SULTRATOP.COM, KENDARI – Kepemilikan rekening tabungan bagi pelajar menjadi langkah awal dalam memperluas inklusi keuangan. Namun, edukasi keuangan tidak boleh berhenti hanya pada pembukaan rekening, melainkan harus diikuti dengan pemahaman dalam mengelola keuangan secara bijak dan aman, terutama di era digital.

Hal tersebut menjadi perhatian Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam peluncuran Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) di Kota Kendari, Rabu (22/7/2026).

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Sulawesi Tenggara, Edwin Permadi, menegaskan bahwa pelajar perlu dibekali kemampuan menggunakan layanan keuangan secara cerdas, tidak hanya sekadar memiliki rekening tabungan.

Menurutnya, perkembangan transaksi digital yang semakin pesat membuat generasi muda perlu memahami cara menggunakan layanan keuangan dengan aman, termasuk mengenali risiko serta menjadi konsumen jasa keuangan yang bijak.

“Pelajar tidak cukup hanya memiliki rekening, tetapi juga harus memahami penggunaan transaksi digital secara aman serta memiliki kemampuan menjadi konsumen jasa keuangan yang cerdas,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menilai Program KEJAR merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi muda yang memiliki literasi keuangan sejak dini.

Menurutnya, kebiasaan menabung yang dibangun sejak usia sekolah dapat menjadi fondasi dalam membentuk karakter disiplin dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi pemerintah daerah, perbankan, dan berbagai pihak yang telah berkontribusi memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar di Kota Kendari.

“Ini bukan sekadar angka, tetapi menunjukkan semangat menabung yang mulai tumbuh di kalangan pelajar Kota Kendari. Tantangan generasi muda di era digital semakin besar, sehingga mereka perlu dibekali kemampuan mengelola keuangan sejak dini,” kata Bismi.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah LPS III Sulawesi, Maluku, dan Papua, Faud Zaen, menekankan bahwa keberhasilan Program KEJAR tidak hanya diukur dari jumlah rekening yang berhasil dibuka, tetapi juga dari konsistensi pelajar dalam membangun kebiasaan menabung.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, regulator, perbankan, dan dunia pendidikan menjadi kunci agar budaya menabung dapat terus berkembang di kalangan generasi muda

“Kita tidak hanya membuka rekening, tetapi membangun budaya menabung sejak dini. Kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar budaya ini terus tumbuh dan meningkatkan simpanan masyarakat di Sultra,” tutupnya.

Sebelumnya, Program KEJAR di Kota Kendari berhasil meluncurkan 60.819 rekening Simpanan Pelajar (SimPel). Dari jumlah tersebut, 50.537 rekening dibuka melalui Bank Sultra, sementara 10.282 rekening lainnya merupakan kontribusi PT BPR Bahteramas Kendari (Perseroda).

Program tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat inklusi dan literasi keuangan sekaligus menanamkan budaya menabung sejak dini bagi pelajar di Kota Kendari. (b-/ST)

Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan