SULTRATOP.COM, KENDARI – PT PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kendari menyalurkan bantuan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan.
Program ini difokuskan pada penguatan kapasitas sarana pengelolaan sampah plastik di kawasan pesisir Kelurahan Talia, Kecamatan Abeli.
Dalam penyaluran bantuan tersebut, PLN UPT Kendari menyerahkan satu unit motor Viar sebagai sarana transportasi darat, empat unit perahu pengangkut sampah plastik, dua unit arko sorong, dua tong sampah, serta satu alat penimbang.
Manager PLN UPT Kendari, Husnul Khotimah, mengatakan penyaluran bantuan CSR ini merupakan hasil kolaborasi dengan Naturevolution Indonesia. Kehadiran program tersebut disambut antusias oleh masyarakat, khususnya kelompok penggerak kebersihan di wilayah pesisir Kelurahan Talia.
“Kami memilih lokasi penerima CSR berdasarkan rekomendasi Naturevolution Indonesia yang memiliki pengalaman di bidang pengelolaan persampahan. Dengan begitu, program ini diharapkan lebih tepat sasaran,” ujar Husnul kepada awak media, Selasa (21/7/2026).
Menurut Husnul, bantuan tersebut diharapkan mampu memperkuat sarana dan prasarana kelompok perempuan yang selama ini menjadi motor penggerak pengelolaan sampah di kawasan pesisir. Hal itu juga sejalan dengan semangat Srikandi PLN dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan meningkatkan daya saing masyarakat.
Ia menambahkan, PLN UPT Kendari akan terus melakukan evaluasi terhadap kebutuhan masyarakat Kelurahan Talia sebagai dasar penyusunan program CSR berikutnya agar manfaat yang diberikan semakin optimal.
Sementara itu, Waste Management Leader Naturevolution Indonesia, Purnomo Setiawan, mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan PLN UPT Kendari kepada masyarakat pesisir melalui program tersebut. Menurutnya, dukungan dari perusahaan BUMN itu menjadi motivasi untuk terus memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.
Purnomo menjelaskan, kolaborasi antara Naturevolution Indonesia dan PLN telah dirancang sebagai program berkelanjutan selama lima tahun. Karena dibangun melalui kerja sama yang telah terjalin cukup lama, pihaknya berkomitmen memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin.
Ia mengatakan, Program Permata Talia bertujuan memberdayakan perempuan pesisir yang mendominasi hingga 99 persen dari total penerima manfaat. Saat ini, lima bank sampah yang dikelola program tersebut telah memiliki sekitar 500 anggota.
“Mayoritas pekerja kami adalah perempuan, banyak di antaranya berstatus janda dengan penghasilan yang sangat terbatas. Karena itu, kami berupaya membangun ekonomi sirkular agar mereka memiliki kesempatan memperoleh penghasilan yang lebih baik dan mewujudkan kesetaraan ekonomi,” ujar Purnomo.
Meski hanya diperkuat oleh 95 perempuan, kelompok tersebut mampu mengumpulkan sekitar 3,5 ton sampah setiap bulan dari kawasan pesisir Kelurahan Talia. Selama lima tahun terakhir, mereka telah berhasil mengumpulkan sekitar 36 ton sampah plastik.
“Kami mengajak masyarakat menjaga laut. Sampah plastik yang mereka kumpulkan kemudian ditampung di bank sampah dan kami beli. Saya percaya, ketika kita mempermudah urusan orang lain, Insyaallah akan ada jalan dan semoga menjadi amal kebaikan,” tutupnya. (B/ST
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati

















