SULTRATOP.COM, KONAWE – Harapan baru bagi petani di Kabupaten Konawe mulai ditanam bersama ribuan bibit tanaman produktif yang disalurkan Anggota Komisi IV DPR RI, Jaelani, di Desa Sawopudo dan Desa Talaga Biru, Selasa (7/7/2026).
Bantuan bibit pala, durian musang king, dan alpukat itu tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga menjadi ikhtiar menjaga kelestarian Daerah Aliran Sungai (DAS) Konaweha melalui penghijauan berbasis tanaman bernilai ekonomi.
Bantuan bibit tanaman produktif tersebut merupakan program Kementerian Kehutanan melalui aspirasi Anggota Komisi IV DPR RI Fraksi PKB. Jaelani mengatakan, langkah ini merupakan bentuk komitmen untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan tanaman hasil hutan bukan kayu yang memiliki nilai jual tinggi.
“Hal ini juga sebagai upaya bersama untuk turut memberi kontribusi dalam menjaga DAS Konaweha,” kata Jaelani, Selasa (7/7/2026).
Bantuan yang disalurkan tergolong sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi. Komoditas tersebut dipilih karena memiliki pangsa pasar yang menjanjikan sekaligus dinilai sesuai dengan kondisi lahan di wilayah Konawe.
Pria yang akrab disapa Bang Jay itu menegaskan, penyerahan bibit bukan sekadar bantuan seremonial, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, sektor pertanian dan perkebunan perlu terus diperkuat melalui pemanfaatan varietas unggul agar petani memperoleh hasil panen yang lebih maksimal di masa mendatang.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya menanam, tetapi menanam sesuatu yang punya nilai jual tinggi di pasar. Durian musang king, alpukat, dan pala permintaannya selalu tinggi. Jika dirawat dengan baik, ini akan menjadi sumber pendapatan baru yang menjanjikan bagi keluarga petani di Konawe,” ujar Jaelani.
Perwakilan masyarakat penerima bantuan mengungkapkan rasa terima kasih atas kepedulian legislator asal Sulawesi Tenggara tersebut. Mereka menilai bantuan bibit produktif sangat dinantikan karena selama ini banyak petani terkendala modal untuk memperoleh bibit varietas unggul yang berkualitas.
Melalui program ini, Jaelani berharap Kabupaten Konawe dapat mengoptimalkan potensi lahan tidur menjadi kawasan perkebunan produktif. Selain berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan petani, penanaman pohon buah-buahan itu juga diharapkan memberikan kontribusi positif bagi kelestarian lingkungan, memperkuat tutupan vegetasi, serta menjaga keberlanjutan DAS Konaweha di Sulawesi Tenggara. (===)
Editor: Muhamad Taslim Dalma



















