6 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Abrasi Pantai Lasusua Diatasi, Pemerintah Bangun Pengaman Pantai Rp16 Miliar

  • Bagikan
Abrasi Pantai Lasusua Diatasi, Pemerintah Bangun Pengaman Pantai Rp16 Miliar
Pembangunan penanganan abrasi pantai di Kelurahan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) menelan Anggaran Rp16 Miliar lebih. (Foto: Rusman Edogawa/Sultratop.com)

‎SULTRATOP.COM, KOLAKA UTARA – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum mengalokasikan anggaran lebih dari Rp16 miliar untuk pembangunan pengaman pantai di Kelurahan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Proyek yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 itu bertujuan menahan laju abrasi yang terus menggerus kawasan pesisir.

Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi IV Kendari. Selain mengendalikan abrasi, pembangunan pengaman pantai juga diharapkan mampu mengurangi risiko banjir rob serta dampak perubahan iklim di kawasan pesisir.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Humas BWS Sulawesi IV Kendari, Rahmat, mengatakan proyek tersebut merupakan lanjutan dari penanganan abrasi yang telah dilakukan sebelumnya. Hingga awal Juli 2026, progres pembangunan telah mencapai sekitar 30 persen.

“Iya benar, pembangunan pengaman pantai itu merupakan pekerjaan lanjutan dan sudah berjalan lebih dari dua bulan. Total panjang penanganan sekitar 400 meter,” kata Rahmat saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin (6/7/2026).

Ia menjelaskan, masa pelaksanaan proyek dimulai pada 14 April 2026 dengan jangka waktu pekerjaan selama 240 hari kalender.

Menurut Rahmat, pembangunan pengaman pantai difokuskan untuk meredam gelombang pasang sekaligus mencegah abrasi yang terus mengikis daratan di kawasan Lasusua. Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi mengancam permukiman warga serta fasilitas umum di sekitar pesisir.

“Kami berharap masyarakat dapat mendukung pelaksanaan proyek ini agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu, karena pengaman pantai merupakan infrastruktur yang sangat penting untuk melindungi kawasan pesisir,” ujarnya.

Kehadiran proyek tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sulfadli, warga Desa Pitulua, menilai pembangunan pengaman pantai sangat dibutuhkan mengingat lokasinya berada di kawasan muara sungai yang kerap terdampak banjir dan terjangan ombak.

“Kalau saya lihat, pembangunan pengaman pantai ini sangat membantu karena bisa melindungi kawasan muara dari terjangan ombak. Mudah-mudahan setelah selesai, abrasi tidak semakin parah,” katanya. (B/ST)


‎Laporan: Rusman Edogawa
Editor: Jumriati

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan