18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Strategi ASR “Kunci” Program Kementerian PKP: 10.000 Rumah BSPS hingga KUR Perumahan Rp500 Miliar

  • Bagikan
Strategi ASR “Kunci” Program Kementerian PKP: 10.000 Rumah BSPS hingga KUR Perumahan Rp500 Miliar
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR) bertemu langsung Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di Jakarta pada 2 Juni 2026. (Sumber Gambar: IG @maruararsirait)

SULTRATOP.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR) kian agresif menjolok program-program di pusat untuk masyarakat di wilayah yang dipimpinnya. Teranyar dia bertemu langsung Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait di kantornya, Jakarta pada 2 Juni 2026 kemarin.

Pertemuan dengan sang menteri tersebut menunjukkan komunikasi yang intens, padahal baru lima hari yang lalu (29 Mei 2026) mereka bertemu dalam acara Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Sulawesi yang diselenggarakan Kemendagri di Kendari.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

ASR tampaknya enggan menjadi penonton di tengah sengitnya persaingan antardaerah memperebutkan porsi anggaran nasional. Ia seolah memahami satu pepatah klasik: nasi tidak akan matang hanya dengan dipandangi. Karena itu, peluang-peluang dari pusat harus didekati, dijemput, dan diperjuangkan.

Hasil dari strategi itu pun manis: Provinsi Sulawesi Tenggara kini “mengunci” program Kementerian PKP berupa 10.000 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), 20 Ribu Rumah Subsidi, hingga Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan Rp500 Miliar.

(Baca Juga: Tahun Pertama yang Krusial, ASR–Hugua dan Babak Awal Transformasi Sulawesi Tenggara)

Percepatan Program hingga Penambahan Alokasi

Ketika menyambut Gubernur ASR, Menteri PKP Maruarar (Ara) memastikan percepatan implementasi program dan adanya penambahan alokasi untuk masyarakat Sultra.

“Hari ini saya menerima audiensi Gubernur Sulawesi Tenggara beserta jajaran untuk membahas percepatan pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Sulawesi Tenggara,” ujar Maruarar melalui akun Instagram resminya.

“Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mengurangi backlog perumahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, kami meningkatkan alokasi Program BSPS di Sulawesi Tenggara menjadi 10.000 unit pada Tahun Anggaran 2026, naik signifikan dari 3.077 unit pada tahun sebelumnya,” lanjutnya.

Selain itu, Kementerian PKP juga menargetkan pembangunan 20.000 rumah subsidi bagi masyarakat Sultra. Menurut Ara, program perumahan bukan hanya menyediakan hunian yang layak, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat melalui skema padat karya dan multiplier effect yang besar.

Kementerian PKP juga menyiapkan KUR Perumahan sebagai instrumen pembiayaan yang lebih inklusif dan mudah diakses masyarakat. Untuk Sulawesi Tenggara, pihaknya menargetkan penyaluran KUR Perumahan sebesar Rp500 miliar pada Agustus 2026.

“Terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Tenggara dan seluruh jajaran atas komitmen dan semangat kolaborasinya. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, saya optimistis kebutuhan hunian masyarakat dapat terpenuhi, backlog perumahan terus berkurang, dan kesejahteraan rakyat semakin meningkat,” ujar Ara.

Sementara itu, Gubernur Sultra, ASR berharap program-program itu benar-benar didapatkan oleh masyarakat, salah satunya kalangan yang berpenghasilan rendah. Ketika program perumahan sudah diimplementasikan, maka pihaknya tentu juga perlu menyiapkan lapangan pekerjaan.

“Sehingga pemerataan pembangunan itu bisa dirasakan oleh mereka dan sekarang mereka belum merasakan itu,” tutur ASR ketika melayani wawancara media saat bertemu Menteri Ara. (===)

 

Editor: Muhamad Taslim Dalma

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan