18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Agen BRILink di Kolaka Utara Jadi Korban Peredaran Uang Palsu

  • Bagikan
Agen BRILink di Kolaka Utara Jadi Korban Peredaran Uang Palsu
Tiga lembar pecahan uang Rp100 ribu palsu ditemukan di Kolut. (Foto: ISTIMEWA)

SULTRATOP.COM, KOLAKA UTARA – Pemilik salah satu agen BRILink di Kelurahan Lapai, Kecamatan Ngapa, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), menjadi korban peredaran uang palsu (upal). Sebanyak tiga lembar uang pecahan Rp100 ribu ditemukan bercampur dengan tumpukan uang asli hasil transaksi pelanggan.

Pemilik agen BRILink tersebut, Mansur, menjelaskan bahwa uang palsu itu pertama kali ditemukan oleh karyawannya saat melakukan pengecekan uang hasil transaksi pada malam hari.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Menurutnya, saat melayani transaksi dari seorang pelanggan, karyawannya tidak menaruh curiga karena uang palsu tersebut terselip di antara lembaran uang asli. Namun, ketika uang transaksi disusun kembali, ditemukan tiga lembar uang yang memiliki ciri berbeda.

“Benar, uang palsu itu ditemukan oleh karyawan saya. Setelah diberi tahu, saya langsung mengeceknya dan ternyata benar. Nomor seri pada ketiga lembar uang itu sama, dan saat diterawang tidak terlihat gambar pahlawan seperti pada uang asli,” ungkap Mansur melalui sambungan telepon, Selasa (2/6/2026).

Ia mengatakan, setelah diperiksa lebih teliti, uang tersebut memiliki tekstur yang lebih kasar, ketebalannya berbeda dari uang asli, serta tidak memiliki watermark atau tanda air ketika diterawang menggunakan cahaya.

Setelah memastikan uang tersebut palsu, Mansur mengunggah informasi penemuan itu melalui akun media sosial pribadinya sebagai bentuk peringatan kepada masyarakat. Tak lama kemudian, uang palsu tersebut diamankan oleh Bhabinkamtibmas setempat.

Meski demikian, Mansur mengaku tidak dapat mengidentifikasi siapa pelanggan yang menggunakan uang tersebut karena pada hari itu ada banyak transaksi yang dilakukan. Selain itu, uang palsu tersebut sengaja diselipkan di antara lembaran uang asli sehingga sulit terdeteksi saat transaksi berlangsung.

Peristiwa itu menjadi pelajaran berharga baginya untuk lebih berhati-hati dalam menerima pembayaran tunai. Ia juga mengimbau sesama agen BRILink maupun pelaku usaha lainnya agar selalu memeriksa keaslian uang yang diterima.

“Saya berharap pihak berwenang bisa segera menindak peredaran uang palsu ini agar tidak ada korban berikutnya, terutama di kalangan pelaku usaha kecil seperti kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Ngapa, Iptu Andi Jusman, membenarkan adanya laporan penemuan uang palsu di wilayah hukumnya. Namun, hingga saat ini pihak kepolisian baru menerima satu laporan terkait kasus tersebut.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat, khususnya agen BRILink, pemilik kios, dan pelaku usaha yang sering melakukan transaksi tunai, agar lebih waspada dan selalu memeriksa keaslian uang yang diterima.

“Hingga hari ini baru satu agen BRILink yang melaporkan penemuan uang palsu. Saya belum bisa memastikan apakah ada temuan serupa di tempat lain. Karena itu, saya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat menerima uang tunai. Jika menemukan uang yang mencurigakan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas agar peredaran uang palsu bisa dideteksi sejak dini,” tegasnya. (B/ST)

Laporan: Rusman Edogawa

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan