28 June 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Tak Punya Kewenangan Laut, Bupati Darwin Tetap Komitmen Lindungi Perairan Muna Barat

  • Bagikan
Tak Punya Kewenangan Laut, Bupati Darwin Tetap Komitmen Lindungi Perairan Muna Barat
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin didampingi Wabup Mubar, Ali Basa dan beberapa kepala OPD saat foto bersama dengan para penyuluh dalam kegiatan dialog terbuka untuk menyerap aspirasi para penyuluh yang ada di Muna Barat, Rabu (15/4/2026) kemarin. (Adin/SULTRATOP.COM).

SULTRATOP.COM, MUNA BARAT — Bupati Muna Barat, La Ode Darwin menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian sumber daya laut di wilayahnya, meskipun pengawasan laut bukan menjadi kewenangan langsung pemerintah kabupaten.

Hal itu disampaikan La Ode Darwin saat ditemui usai melakukan dialog terbuka kepada para penyuluh, Rabu (15/4/2026) kemarin. Ia mengungkapkan bahwa praktik penangkapan ikan secara ilegal masih menjadi ancaman serius bagi nelayan lokal dan ekosistem laut di wilayah perairan Mubar.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

“Kewenagan kabupaten itu hanya nol mil, pengawasan laut itu menjadi kewenangan pemerintah provinsi dan pusat. Ini menjadi kendala kita, tetapi sebagai kepala daerah, saya punya tanggung jawab moral untuk memastikan wilayah kita tidak dirusak oleh aktivitas ilegal,” kata La Ode Darwin.

Kata Ketua DPD Golkar Sultra ini, dirinya akan memaksimalkan melakukan edukasi kepada masyarakat di wilayah pesisir dan pulau-pulau bahwa penggunaan trol, bom dan alat lainnya dapat merusak ekosistem laut. Sebab, menurutnya praktik ilegal fishing ini bukan hanya berdampak dari sisi ekonomi, tetapi juga berdampak langsung pada mata pencaharian nelayan tradisional.

“Kami mendapatkan informasi hampir setiap hari aktivitas pemboman ikan sering terjadi. Untuk itu, ia akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti aparat penegak hukum dan pemerintah provinsi, untuk memperkuat pengawasan di wilayah perairan Selat Tiworo ini,” ucapnya.

Menurut pria yang kerap disapa DW ini, potensi perikanan di Mubar sangat besar seperti kepiting, lobster dan lainnya. Olehnya itu, ia meminta partisipasi masyarakat, khususnya nelayan, untuk ikut melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan di laut.

“Edukasi kepada masyarakat pesisir terus dilakukan, agar mereka memahami pentingnya menjaga ekosistem laut dan tidak terlibat dalam praktik penangkapan ikan yang melanggar aturan. Kami berharap dapat meminimalisir praktik ilegal fishing serta menjaga keberlanjutan sumber daya laut demi kesejahteraan masyarakat pesisir ke depan,” ungkapnya. (b-/St)

Laporan: Adin

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan