18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Bank Sultra Naikkan Rasio Dividen Jadi 75 Persen, Perkuat PAD di Sultra

  • Bagikan
Bank Sultra Naikkan Rasio Dividen Jadi 75 Persen, Perkuat PAD di Sultra
Andri Permana Diputra Abubakar.

SULTRATOP.COM, KENDARI – PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra menyetujui peningkatan alokasi pembagian dividen menjadi 75 persen dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 yang digelar di Kendari, 13 Maret 2026.

Peningkatan rasio dividen ini naik dari tahun sebelumnya yang sebesar 70 persen. Kebijakan tersebut diambil seiring dengan kinerja keuangan Bank Sultra yang dinilai tetap stabil dan menguntungkan sepanjang 2025.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Berdasarkan laporan keuangan, Bank Sultra membukukan laba bersih sebesar Rp419,6 miliar pada tahun buku 2025. Dengan rasio dividen 75 persen, kontribusi yang dikembalikan ke kas daerah pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi di Sulawesi Tenggara dipastikan meningkat.

Gubernur Sulawesi Tenggara sekaligus Pemegang Saham Pengendali (PSP), Andi Sumangerukka, mengapresiasi keputusan tersebut. Menurutnya, peningkatan dividen merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Peningkatan dividen menjadi 75 persen ini adalah bukti nyata bahwa Bank Sultra bekerja untuk rakyat. Sebagai PSP, saya memastikan bahwa setiap rupiah laba yang dihasilkan kembali ke daerah untuk membiayai program-program prioritas,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia menambahkan, hasil kinerja bank daerah harus dapat dirasakan langsung oleh masyarakat melalui penguatan fiskal di setiap pemerintah kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, mengatakan peningkatan rasio dividen tersebut merupakan upaya perusahaan memberikan nilai tambah bagi pembangunan daerah.

“Dividen yang kami bagikan merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara. Dengan peningkatan rasio menjadi 75 persen, kami berharap dapat memperkuat struktur APBD masing-masing daerah,” kata Andri.

Ia menjelaskan, kemampuan Bank Sultra membagikan dividen tinggi tidak terlepas dari pengelolaan kinerja keuangan yang sehat. Beberapa indikator utama yang mendukung kebijakan tersebut antara lain efisiensi operasional melalui penurunan beban operasional sebesar 3,54 persen, kualitas kredit yang terjaga dengan rasio kredit bermasalah (NPL) di level 0,89 persen, serta pertumbuhan kredit produktif terutama pada sektor UMKM dan investasi.

Selain pembagian dividen, Bank Sultra juga tetap menyalurkan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur di wilayah Sulawesi Tenggara.

Manajemen Bank Sultra menilai sinergi antara pembagian dividen yang tinggi dan program CSR berkelanjutan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan. (—)

 

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan