18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Tonggak Pertumbuhan Berkelanjutan di HUT ke-66 Kolaka, PT Vale Indonesia Tbk Resmikan Dua Proyek Strategis

  • Bagikan
Tonggak Pertumbuhan Berkelanjutan di HUT ke-66 Kolaka, PT Vale Indonesia Tbk Resmikan Dua Proyek Strategis
PT Vale revitalisasi Pasar Sentral Mekongga dan peresmian nursery yang terintegrasi dengan Kebun Raya Kolaka pada Sabtu, 28 Februari 2026. (Foto: ISTIMEWA)

SULTRATOP.COM, KOLAKA – Momentum Hari Jadi ke-66 Kabupaten Kolaka menjadi penanda langkah baru pembangunan daerah dengan diresmikannya dua proyek strategis oleh PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale). Perusahaan tambang yang merupakan bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID) itu menandai capaian penting melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, yakni revitalisasi Pasar Sentral Mekongga dan peresmian nursery yang terintegrasi dengan Kebun Raya Kolaka pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Kedua proyek tersebut disebut sebagai simbol kolaborasi antara dunia usaha dan Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Pasar Sentral Mekongga merupakan pusat perdagangan utama di Kolaka yang menyuplai sedikitnya enam pasar tradisional di wilayah tersebut. Revitalisasi pasar seluas 7,55 hektare dengan 38 blok fungsional itu dirancang menjadi kawasan perdagangan yang lebih modern, higienis, tertata, dan ramah lingkungan.

Investasi proyek ini diproyeksikan mencapai sekitar Rp200 miliar dan ditargetkan rampung dalam tiga tahun. Selain pembenahan kios dan los, desain pasar juga dilengkapi fasilitas pengolahan sampah sebagai bagian dari konsep pembangunan berkelanjutan.

Presiden Direktur PT Vale, Bernardus Irmanto, mengatakan revitalisasi tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan upaya menghadirkan ekosistem ekonomi rakyat yang lebih berdaya.

“Bukan hanya menghadirkan secara fisik sebuah pasar, tetapi kehidupan ekonomi yang betul-betul berdaya. Karena itu desainnya bukan hanya pasar, tetapi juga fasilitas pengolahan sampah. Ini cita-cita kami bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka,” ujarnya dalam peresmian revitalisasi pasar.

Sementara itu, Bupati Kolaka H. Amri menyebut revitalisasi pasar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sarana perdagangan yang lebih representatif, aman, dan nyaman bagi pedagang maupun pembeli.

Menurutnya, penataan ulang kios dan los diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih maju dan berdaya saing.

Langkah tersebut sejalan dengan pertumbuhan investasi Kolaka yang signifikan. Pada 2025, realisasi investasi daerah ini tercatat sekitar Rp19,36 triliun, melampaui target pemerintah daerah, dengan sektor industri logam dasar dan pertambangan menjadi kontributor utama.

Dorong Hilirisasi dan Serap Tenaga Kerja

Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa merupakan bagian dari investasi strategis nasional senilai sekitar Rp67,5 triliun atau setara ±US$4,29 miliar untuk pengembangan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi.

Sejak memasuki fase konstruksi, proyek ini telah menciptakan lebih dari 2.500 lapangan kerja, menggerakkan rantai pasok lokal termasuk UMKM, serta meningkatkan kontribusi terhadap penerimaan daerah.

Manajemen PT Vale menegaskan bahwa seluruh pengembangan proyek dijalankan dengan mengedepankan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) sebagai fondasi strategi bisnis jangka panjang.

Selain penguatan sektor ekonomi, PT Vale juga meresmikan fasilitas nursery seluas 5 hektare di Kecamatan Tanggetada yang terintegrasi dengan kawasan Kebun Raya Kolaka seluas total 59 hektare.

Nursery tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 1 juta bibit per tahun, mencakup tanaman cepat tumbuh, flora endemik Sulawesi Tenggara, tanaman buah, serta tanaman hias. Fasilitas ini dirancang untuk mendukung program reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang sekaligus menjadi pusat edukasi lingkungan dan konservasi biodiversitas.

Bernardus menyebut pembangunan pusat pembibitan tersebut sebagai simbol keseriusan perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan industri dan pelestarian lingkungan.

“Kami ingin memastikan setiap langkah pembangunan membawa manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang,” katanya.

Bupati Kolaka H. Amri menyampaikan apresiasi atas komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam aspek keberlanjutan lingkungan.

Peresmian revitalisasi Pasar Sentral Mekongga dan nursery terintegrasi Kebun Raya Kolaka di momen Hari Jadi ke-66 ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan sektor usaha dalam membangun Kolaka yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Melalui IGP Pomalaa, PT Vale menegaskan komitmennya untuk tidak hanya mendorong pertumbuhan industri nikel, tetapi juga meninggalkan warisan sosial dan lingkungan yang dapat dirasakan masyarakat secara nyata. (—)

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan