18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Wajah Baru Pangkalan Pendaratan Ikan Sodoha, Pemerintah Dorong Pengelolaan Perikanan Profesional

  • Bagikan
Wajah Baru Pangkalan Pendaratan Ikan Sodoha, Pemerintah Dorong Pengelolaan Perikanan Profesional
Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR) dan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menghadiri peresmian Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sodoha yang telah direhabilitasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Wajah baru Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sodoha resmi diperkenalkan kepada publik setelah direhabilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal itu menandai komitmen pemerintah dalam mendorong pengelolaan sektor perikanan yang lebih profesional, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hasil tangkapan nelayan di Kota Kendari.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Keberadaan PPI Sodoha ke depan diharapkan menjadi simpul penting pertumbuhan ekonomi pesisir, sekaligus penopang ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan nelayan. Sebagai bentuk dukungan dan komitmen pada perekonomian, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran turut menghadiri peresmian tersebut.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR) yang datang langsung meresmikan, menegaskan bahwa keberadaan PPI tidak hanya sebagai tempat pendaratan ikan, tetapi juga sebagai pusat aktivitas ekonomi nelayan yang harus didukung dengan infrastruktur dan pengelolaan yang baik.

Gubernur menjelaskan, salah satu persoalan utama yang selama ini dihadapi nelayan adalah menurunnya kualitas ikan akibat keterbatasan fasilitas penunjang pascapanen. Nelayan kerap hanya mengandalkan es batu di atas kapal, sehingga kualitas ikan tidak dapat bertahan lama dan harga jual menjadi tidak menentu.

“Kalau kualitas ikan di sini tidak bagus, maka ikan yang kita konsumsi di rumah juga pasti tidak bagus. Hampir 70 persen masyarakat mengambil ikan dari sini,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan, Sulawesi Tenggara memiliki potensi sumber daya perikanan yang sangat besar, yakni sekitar 1,5 juta ton per tahun. Namun pada tahun 2025, produksi perikanan baru mencapai 264.883 ton. Potensi tersebut, menurutnya, tidak akan memberikan hasil maksimal tanpa dukungan infrastruktur yang memadai dan sistem pengelolaan yang profesional.

Berdasarkan data tahun 2025, jumlah nelayan pengguna PPI di Sulawesi Tenggara tercatat sebanyak 782 orang, dengan total produksi perikanan di PPI Sodoha mencapai sekitar 11.497 ton. Angka ini menunjukkan bahwa PPI Sodoha memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat pesisir, khususnya nelayan dan pelaku usaha perikanan. (B-/ST)

 

Laporan: Bambang Sutrisno 

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan