18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Siska Karina Imran Bantu 30 Jemaah Umrah Asal Kendari yang Terlantar di Madinah

  • Bagikan
Siska Karina Imran Bantu 30 Jemaah Umrah Asal Kendari yang Terlantar di Madinah
Siska Karina Imran, selamatkan jemaah asal Kota Kendari yang terlantar di Madinah. (Istimewa)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, membantu 30 jemaah umrah asal Kota Kendari yang terlantar tanpa kepastian hotel dan konsumsi setibanya di Tanah Suci.

Salah seorang jemaah, Feri Fadli, mengatakan rombongan berangkat dari Kendari menuju Jakarta pada Selasa (10/2/2026). Namun, keberangkatan ke Madinah sempat tertunda karena visa belum terbit sehingga mereka harus menunggu beberapa hari di Jakarta.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Pada Jumat (13/2/2026), sebanyak 30 jemaah akhirnya diberangkatkan menuju Jeddah. Mereka transit di Doha sebelum tiba di Arab Saudi pada Sabtu (14/2/2026).

Setibanya di Jeddah, para jemaah mengaku belum mendapatkan kejelasan terkait akomodasi dan konsumsi dari pihak biro perjalanan. Untuk memenuhi kebutuhan dasar, mereka terpaksa menggunakan uang pribadi.

Menurut Feri, kondisi tersebut berlanjut hingga rombongan tiba di Madinah. Hotel yang dijanjikan dalam paket umrah belum tersedia sehingga para jemaah harus menunggu di dalam bus selama beberapa jam. Beberapa di antaranya merupakan lanjut usia.

“Kami terlantar di dalam bus di Kota Madinah. Hotel belum ditentukan dari travel. Dari siang kami belum makan,” ujar Feri dalam video keterangannya.

Dalam situasi tersebut, salah satu jemaah menghubungi Wali Kota Siska yang saat itu juga berada di Madinah untuk menunaikan ibadah umrah. Setelah menerima informasi, Siska mendatangi rombongan untuk memastikan kondisi mereka.

Ia kemudian membantu menyediakan makanan bagi para jemaah di sekitar Masjid Nabawi serta mencarikan penginapan agar mereka dapat beristirahat

Feri menyampaikan apresiasi atas respons cepat tersebut. Ia berharap permasalahan serupa tidak kembali terjadi pada jemaah lain.

Sementara itu, para jemaah menyebutkan bahwa paket umrah yang mereka ambil sebelumnya mencakup tiket, visa, hotel, dan konsumsi. Namun, sejumlah fasilitas yang dijanjikan dinilai tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi calon jemaah untuk memastikan kredibilitas biro perjalanan sebelum berangkat. (b-/ST)

Laporan: Bambang Sutrisno

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan