SULTRATOP.COM, MUNA BARAT — Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Pemkab Mubar) menyalurkan bantuan pangan gratis kepada 12.484 kepala keluarga (KK). Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perhatian nyata pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar warga sekaligus untuk meringankan beban masyarakat menjelang Iduladha.
Bantuan pangan gratis yang menyasar ribuan warga di tiga wilayah besar Muna Barat ini bersumber dari program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan Perum Bulog dan dinas ketahanan pangan setempat.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Muna Barat, La Ode Aka Sayala, menjelaskan bahwa penyaluran logistik ini melibatkan kerja sama erat dengan Perum Bulog Cabang Raha.
“Untuk penyaluran bantuan pangan gratis di Muna Barat ini, ada dua komoditas yang dibagikan yaitu beras dengan total 249,68 ton dan minyak goreng sebanyak 49.936 liter,” kata La Ode Aka Sayala saat ditemui di Kantor Kelurahan Wamelai, Kecamatan Lawa, Selasa (26/5/2026).
Penyaluran kali ini untuk periode Februari–Maret 2026. Setiap KK penerima manfaat langsung mendapatkan jatah komoditas dua bulan sekaligus.
“Per bulan, setiap KK menerima 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng. Karena disalurkan sekaligus untuk jatah dua bulan maka masyarakat langsung membawa pulang 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng gratis,” jelasnya.
Proses penyaluran bantuan pangan gratis ini berlangsung selama tiga hari berturut-turut di 11 kecamatan yang terbagi dalam tiga wilayah besar di Muna Barat.
Penyaluran dimulai pada Minggu (24/5/2026) di wilayah Tiworo Raya, dilanjutkan pada Senin (25/5/2026) di wilayah Kusambi Raya, dan terakhir resmi rampung pada Selasa (26/5/2026) hari ini di wilayah Lawa Raya.
Selain membagikan bantuan pangan gratis, La Ode Aka menambahkan bahwa Pemkab Mubar juga gencar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak Januari 2026 lalu sebagai langkah taktis menekan angka inflasi daerah.
“Gerakan Pangan Murah (GPM) sudah kami laksanakan sebanyak 11 kali di seluruh kecamatan se-Muna Barat. Di sana kami menyediakan komoditas pokok seperti beras, telur, dan minyak goreng dengan harga subsidi agar beban harian masyarakat semakin ringan,” pungkasnya. (B/ST)
Laporan: Adin



















