SULTRATOP.COM, MUNA BARAT — Bupati Muna Barat La Ode Darwin secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VI dan Festival Lasqi tingkat Kabupaten Muna Barat, yang dilaksanakan di Lapangan Sepak Bola Desa Lapolea, Senin (13/4/2026). Pada pelaksanaan MTQ dan Lasqi kali ini, Kecamatan Barangka menjadi tuan rumah.
Dalam sambutannya, La Ode Darwin menyampaikan bahwa MTQ memiliki peran penting dalam membangun mental spiritual dan akhlak generasi muda, khususnya di Muna Barat. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter generasi yang religius menuju Muna Barat Liwu Mokesa.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki landasan spiritual yang kuat menuju terwujudnya Muna Barat Liwu Mokesa,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan rasa bangganya melihat antusiasme para kafilah yang mengikuti kegiatan tersebut. Selain itu, Ketua DPD Golkar Sultra ini turut mengapresiasi seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan dengan baik.
“Program pemerintah daerah seperti Muna Barat Mengaji, Bertasbih, dan Berjamaah terus dilaksanakan agar cita-cita Muna Barat Liwu Mokesa dapat tercapai. Kami menginginkan keseimbangan antara urusan pemerintahan dan keagamaan di daerah ini,” tambahnya.
Pria yang akrab disapa DW tersebut juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program-program pemerintah daerah. Ia berharap, melalui MTQ dan Festival Lasqi ini akan lahir qari, qariah, serta seniman qasidah terbaik yang mampu bersaing hingga tingkat provinsi dan nasional.
Sementara itu, Ketua Panitia MTQ VI dan Lasqi, La Karimu mengungkapkan tujuan pelaksanaan MTQ ini adalah meningkatkan pemahaman, penghayatan dan pengamalan isi kandungan Al Qur’an. Kemudian, sebagai terjemahan program unggulan pemerintah daerah di bidang keagamaan yakni Muna Barat Mengaji.
“Pelaksanaan MTQ VI dan festival Lasqi tingkat Kabupaten Muna Barat dilaksanakan mulai tanggal 13 April hingga 17 April 2026. Untuk pesertanya yang ikut adalah 150 orang,” jelasnya.
Ia menambahkan, cabang yang diperlombakan dalam MTQ ini meliputi tilawah, tartil, hafalan Al-Qur’an (5 juz, 10 juz, 20 juz hingga 30 juz), Qira’at Sab’ah, Syarhil Qur’an, serta Lasqi. Para pemenang nantinya akan mewakili Kabupaten Muna Barat pada ajang MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. (*/ST)
Laporan: Adin















