SULTRATOP.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai menerapkan kebijakan hemat bahan bakar minyak (BBM) melalui gerakan bersepeda dan hari tanpa kendaraan bermotor setiap Kamis.
Program itu menjadi langkah konkret dalam menekan konsumsi energi sekaligus mendorong gaya hidup sehat di lingkungan aparatur sipil negara (ASN) yang perdana dilakukan pada Kamis (9/4/2026).
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR) mengatakan, kebijakan tersebut mulai diberlakukan di lingkup kantor pemerintahan dengan mengimbau seluruh pegawai untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor saat beraktivitas, kecuali untuk kepentingan mendesak.
Sebagai gantinya, ASN didorong menggunakan sepeda atau berjalan kaki menuju tempat kerja.
Pemerintah daerah menilai, upaya itu tidak hanya berdampak pada efisiensi penggunaan BBM, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi emisi karbon dan menjaga kualitas udara di wilayah perkotaan, khususnya di Kendari dan sekitarnya.
“Kita memulai awal dari kegiatan moral. Dalam setiap satu minggu kita akan bersepeda. Apa itu harinya? hari kamis. Hari ini kita mulai,” ungkapnya.
Program itu diharapkan menjadi contoh bagi masyarakat luas agar lebih bijak dalam penggunaan kendaraan bermotor. Dengan meningkatnya kesadaran kolektif, penghematan energi bisa dilakukan secara berkelanjutan.
Langkah itu sejalan dengan upaya nasional dalam mengurangi ketergantungan terhadap BBM serta mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.
Selain bersepeda, Pemprov Sultra juga menyiapkan kendaraan umum untuk menjemput dan mengantar pulang ASN yang berkantor di kantor Gubernur Sultra. (*/ST)
Kontributor: Ismu Samadhani
















