SULTRATOP.COM, KENDARI — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR) mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan di tengah isu kelangkaan yang beredar dalam beberapa hari terakhir.
Ia menyebut, hingga saat ini pemerintah tidak menaikan harga BBM. Ia juga menyebut, ketersediaan BBM di Sultra masih cukup untuk kebutuhan masyarakat.
“Biasanya masyarakat kan panik kalau ada kenaikan. Nyatanya kan tidak ada kenaikan. Ketersediaan juga cukup. Sampai saat ini saya belum menerima laporan kalau ada yang kurang,” ungkapnya di Kendari pada Senin (6/4/2026).
Ia meminta masyarakat untuk tidak percaya kepada isu-isu yang beredar dari sumber yang tidak jelas. ASR menyeru agar masyarakat tetap percaya kepada pemerintah.
Kata dia, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk distributor dan instansi energi, untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Aksi pembelian berlebihan justru dapat memicu gangguan distribusi di lapangan, sehingga menimbulkan antrean panjang dan kesan kelangkaan yang sebenarnya tidak terjadi.
“Jadi nda usah panik. Saya cek biasa aja dan semua normal,” ungkapnya. (*/ST)
Kontributor: Ismu Samadhani
@sultratop Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR) mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan di tengah isu kelangkaan yang beredar dalam beberapa hari terakhir. Ia menyebut, hingga saat ini pemerintah tidak menaikan harga BBM. Ia juga menyebut, ketersediaan BBM di Sultra masih cukup untuk kebutuhan masyarakat. “Biasanya masyarakat kan panik kalau ada kenaikan. Nyatanya kan tidak ada kenaikan. Ketersediaan juga cukup. Sampai saat ini saya belum menerima laporan kalau ada yang kurang,” ungkapnya di Kendari pada Senin (6/4/2026). Ia meminta masyarakat untuk tidak percaya kepada isu-isu yang beredar dari sumber yang tidak jelas. ASR menyeru agar masyarakat tetap percaya kepada pemerintah. Kata dia, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk distributor dan instansi energi, untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar tanpa hambatan berarti. Aksi pembelian berlebihan justru dapat memicu gangguan distribusi di lapangan, sehingga menimbulkan antrean panjang dan kesan kelangkaan yang sebenarnya tidak terjadi. “Jadi nda usah panik. Saya cek biasa aja dan semua normal,” ungkapnya. (*/ST) Kontributor: Ismu Samadhani Baca berita eksklusif lainnya di Sultratop.com atau klik link di Bio. #sultratop #sultratopcom #asr #andisumangerukka ♬ suara asli – Sultratop.com
















