15 June 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Bupati Muna Barat Resmikan Gerakan Peduli dan Sayang Anak di Kecamatan Wadaga

  • Bagikan
Bupati Muna Barat Resmikan Gerakan Peduli dan Sayang Anak di Kecamatan Wadaga
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin didampingi Ketua TP PKK, Rhika Purwaningsih Darwin, Sekda Muna Barat, Ibrahim Rasimu, Dandim 1416/Muna, Camat Wadaga, Zailin, Kapolsek Lawa saat berfoto bersama kepada para siswa usai melauncing gerakan peduli dan sayang anak, yang dilaksanakan di aula kantor kecamatan Wadaga, Senin (15/6/2026). (Adin/SULTRATOP.COM)

SULTRATOP.COM, MUNA BARAT —Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Pemkab Mubar) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan perlindungan dan pemenuhan hak anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Gerakan Peduli dan Sayang Anak yang diresmikan langsung oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, di Kecamatan Wadaga, Senin (15/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Wadaga itu turut dihadiri Ketua TP PKK Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin, Sekda Muna Barat, Ibrahim Rasimu, unsur forkopimda, pimpinan OPD, camat, kepala sekolah, kepala desa, tokoh masyarakat, guru, dan siswa.

Dalam sambutannya, La Ode Darwin mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Wadaga atas inisiatif meluncurkan Gerakan Peduli dan Sayang Anak. Menurutnya, program tersebut merupakan langkah nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

“Anak merupakan aset bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberi kesempatan untuk tumbuh serta berkembang secara optimal. Karena itu, diperlukan komitmen bersama agar setiap anak memperoleh haknya dalam pendidikan, kesehatan, perlindungan, serta pengembangan bakat dan potensi,” ujarnya.
Darwin menegaskan bahwa keberhasilan daerah sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap anak-anak, termasuk mencegah kekerasan, perundungan (bullying), dan eksploitasi anak.

Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dibentuk sejak usia dini.

“Investasi terbaik adalah memberikan perhatian dan kasih sayang kepada anak-anak sebagai generasi penerus daerah,” katanya.

Ia berharap seluruh kecamatan dan desa turut mengimplementasikan Gerakan Peduli dan Sayang Anak guna menciptakan generasi yang tangguh dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Sementara itu, Camat Wadaga, Zailin, mengatakan gerakan tersebut merupakan tindak lanjut dari pencanangan Kabupaten Layak Anak yang belum lama ini diresmikan oleh Bupati Muna Barat.

Menurutnya, program tersebut lahir dari keprihatinan terhadap masih adanya kasus kekerasan terhadap anak, baik fisik, seksual, maupun perundungan.

“Melalui gerakan ini, kami ingin membangun kesadaran bersama agar semua pihak menjalankan tanggung jawab dalam melindungi anak-anak,” ujarnya.

Zailin menjelaskan, sejumlah langkah akan dilakukan, di antaranya patroli rutin pada jam sekolah untuk mencegah siswa bolos, serta patroli malam bersama pemerintah desa, sekolah, dan Polsek Lawa guna membina anak-anak yang masih berkeliaran di atas pukul 22.00 WITA.

“Kami tegaskan, gerakan ini bertujuan menyelamatkan masa depan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya akan menggencarkan sosialisasi di desa-desa dengan melibatkan tokoh masyarakat guna meningkatkan peran orang tua dalam mengawasi anak.

Di tempat yang sama, Kapolsek Lawa, Ipda Jaman, menyatakan dukungannya terhadap Gerakan Peduli dan Sayang Anak. Ia menegaskan kesiapan kepolisian untuk bekerja sama dalam mencegah kekerasan terhadap anak sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Polsek Lawa siap mendukung upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dan menciptakan lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang mereka,” katanya

Untuk itu, ia juga berharap melalui kegiatan ini, anak-anak di Muna Barat, khususnya di Wadaga bisa merasakan kehidupan yang nyaman dan tidak ada lagi gangguan-gangguan yang mengakibatkan kekerasan di lingkungan masing-masing.

“Kalau anak-anak kita hidup di lingkungan yang kurang nyaman, maka segala persoalan atau masalah akan timbul kapan saja. Saya berharap dengan kegiatan ini semoga masyarakat Kecamatan Wadaga bisa hidup, aman, tenteram dan sejahtera,” bebernya. (b-/ST)

Laporan: Adin

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan