19 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Bantuan Pangan Sultra Disalurkan Sebelum Lebaran, Pengawasan Harga Diperketat

  • Bagikan
Bantuan Pangan Sultra Disalurkan Sebelum Lebaran, Pengawasan Harga Diperketat
Bantuan Pangan untuk masyarakat akan disalurkan sebelum lebaran. (Istimewa)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) memastikan bantuan pangan bagi masyarakat akan disalurkan sebelum lebaran.

Langkah itu diambil untuk menjaga daya beli warga sekaligus mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban rumah tangga saat permintaan bahan pokok meningkat.

Kebijakan itu ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Ketahanan Pangan Provinsi Sultra tahun 2026 yang digelar di Kendari pada Jumat (27/2/2026).

Rapat itu dibuka oleh Sekda Sultra, Asrun Lio, dan dihadiri Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andriko Noto Susanto.

Asrun Lio menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen memastikan masyarakat dapat mengakses pangan yang cukup, aman, dan terjangkau menjelang Idulfitri.

“Pengawasan akan diperkuat melalui Satgas Ketahanan Pangan dan Satgas Sapu Bersih (Saber),” ungkapnya.

Menurutnya, ada tiga aspek utama yang menjadi fokus pengawasan. Pertama, aspek harga dengan memastikan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) berjalan sesuai aturan, baik di tingkat produsen maupun pedagang.

Praktik manipulasi, seperti beras medium yang dikemas dan dijual sebagai beras premium dengan harga lebih tinggi, akan ditindak tegas. Pemerintah menegaskan tidak akan lagi sebatas memberi imbauan.

Kedua, aspek keamanan pangan. Seluruh bahan pangan yang beredar wajib memenuhi standar keamanan fisik, kimia, dan biologi. Tim pengawas provinsi dan kabupaten/kota akan turun langsung melakukan pemeriksaan lapangan.

Ketiga, aspek mutu pangan. Pemerintah memastikan klasifikasi komoditas, termasuk perbedaan beras premium dan medium, sesuai standar kualitas dan harga yang telah ditetapkan agar konsumen tidak dirugikan.

Sementara itu, Andriko Noto Susanto menyampaikan arahan Presiden agar stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan benar-benar dijaga sehingga tidak terjadi kenaikan signifikan yang memberatkan masyarakat.

Untuk menjamin pasokan, Bulog diminta menjaga ketersediaan beras dan minyak goreng. Pemerintah juga menyiapkan program Jagung SPHP yang mulai direalisasikan awal Maret dengan harga Rp5.500 per kilogram bagi peternak guna menekan biaya produksi dan menjaga stabilitas harga produk peternakan. (*/St)

Kontributor: Ismu Samadhani

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan