SULTRATOP.COM, MUNA BARAT — Ketua Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Darwin, menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Kerukunan Keluarga Wuna Barakati (KKWB) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (28/10/2026).
Kehadiran La Ode Darwin yang juga menjabat sebagai Bupati Muna Barat tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyapa dan mempererat silaturahmi dengan masyarakat Muna yang berada di tanah rantau.
Dalam kegiatan tersebut, La Ode Darwin didampingi istrinya, Rhika Purwaningsih Darwin. Turut hadir Bupati Morowali, H. Iksan Baharudin Abd Rauf, Anggota DPD RI La Ode Umar Bonte, serta Ketua Dewan Pimpinan Daerah Majelis Adat Kerajaan Nusantara (DPD MAKN) Kabupaten Muna, La Ode Riago.
Kehadiran Ketua Umum KKMM Sultra ini menjadi momen penting dalam memperkuat ikatan persaudaraan, solidaritas, dan kebersamaan masyarakat Muna di perantauan. Lebih dari sekadar perayaan hari jadi organisasi, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menyatukan masyarakat Muna sekaligus meneguhkan komitmen dalam menjaga identitas dan melestarikan kebudayaan Wuna.
Dalam sambutannya, La Ode Darwin menyampaikan apresiasi atas eksistensi KKWB yang selama tujuh tahun telah menjadi wadah pemersatu sekaligus tempat mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Muna di Kabupaten Morowali.
La Ode Darwin yang juga Ketua DPD Partai Golkar Sultra itu berharap KKWB terus berkembang dan mengambil peran strategis sebagai perekat persaudaraan masyarakat Muna. Tidak hanya itu, organisasi tersebut diharapkan menjadi wadah untuk menjaga, melestarikan, serta mewariskan nilai-nilai budaya Wuna kepada generasi muda.
“Kehidupan di tanah rantau bukan menjadi alasan untuk melupakan kampung halaman. Sebaliknya, masyarakat Muna harus tetap menjaga hubungan persaudaraan, menjunjung tinggi adat istiadat, serta mempertahankan identitas budaya di mana pun berada,” kata La Ode Darwin.
Pria yang akrab disapa DW tersebut juga mengajak seluruh masyarakat Muna di Morowali untuk senantiasa menjaga kekompakan dan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat setempat.
Menurutnya, masyarakat perantauan memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi positif bagi daerah tempat mereka mencari nafkah, bekerja, dan membangun kehidupan.
“Saya meminta seluruh masyarakat Muna yang ada di Morowali untuk tetap menjaga kekompakan, memelihara nilai-nilai budaya, dan terus memberikan kontribusi positif bagi daerah tempat kita merantau,” tuturnya.
DW juga berpesan agar masyarakat Muna di Morowali tidak hanya berorientasi pada kesuksesan dalam pekerjaan dan kehidupan ekonomi, tetapi tetap menjaga komunikasi serta ikatan emosional dengan kampung halaman.
Ia menegaskan, persaudaraan merupakan kekuatan besar yang harus senantiasa dirawat, terlebih bagi masyarakat yang hidup jauh dari tanah kelahiran. Kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling membantu antarsesama menjadi modal penting dalam menciptakan kehidupan yang harmonis di tanah rantau.
“Kami mendoakan agar seluruh masyarakat Muna di Kabupaten Morowali senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran rezeki, serta kesuksesan dalam menjalani aktivitas dan kehidupan sehari-hari. Di mana pun berada, kita tetap satu dalam persaudaraan dan budaya Wuna,” ucapnya.
Melalui momentum HUT ke-7 KKWB ini, DW berharap semangat kebersamaan dan solidaritas masyarakat Muna di Morowali semakin kokoh. Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga warisan budaya, menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan, serta memperkuat identitas sebagai masyarakat Wuna, meskipun berada jauh dari kampung halaman. (*/ST)
Laporan: Adin
Editor: Jumriati



















