SULTRATOP.COM, KENDARI – Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mendorong penguatan keterbukaan informasi publik di Sulawesi Tenggara (Sultra) menyusul masih rendahnya capaian keterbukaan informasi publik daerah ini.
Dorongan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Deputi V Bidang Koordinasi Komunikasi dan Informasi Kemenko Polkam ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Komisi Informasi Provinsi Sultra di Kantor Dinas Kominfo, Rabu (5/8/2026).
Kunjungan kerja dipimpin Asisten Deputi Koordinasi Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik Kemenko Polkam, Agung Pratistho, dan diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Syahrir, beserta jajaran.
Kegiatan tersebut bertujuan mengidentifikasi kondisi aktual penyelenggaraan komunikasi pembangunan dan pelayanan informasi publik di Sulawesi Tenggara, memetakan tantangan dalam pencapaian Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) dan Indeks Komunikasi Pembangunan dan Informasi Publik (KPIP) Tahun 2025, serta menghimpun masukan sebagai bahan penyusunan rekomendasi kebijakan penguatan tata kelola komunikasi dan informasi publik.
Dalam pertemuan itu dibahas kondisi pengelolaan keterbukaan informasi publik di Sulawesi Tenggara yang masih memerlukan penguatan, khususnya pada aspek kelembagaan, penyediaan informasi, serta kualitas layanan informasi kepada masyarakat.
Hasil evaluasi tahun 2025 menunjukkan capaian keterbukaan informasi publik Sulawesi Tenggara masih berada di bawah rata-rata nasional. Selain itu, hasil pengukuran KPIP juga menunjukkan perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan koordinasi antarperangkat daerah, serta optimalisasi kanal komunikasi pemerintah agar informasi publik dapat disampaikan secara lebih efektif dan mudah diakses masyarakat.
Agung Pratistho, mengatakan penguatan komunikasi publik dan keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
”Keterbukaan informasi publik tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban badan publik dalam menyediakan informasi, tetapi juga menjadi instrumen untuk memperkuat partisipasi masyarakat dan membangun kepercayaan publik. Karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi), peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta kolaborasi pemerintah pusat dan daerah agar layanan informasi publik semakin efektif dan responsif,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Tenggara juga memaparkan sejumlah tantangan dalam pengelolaan informasi publik. Selain kapasitas PPID yang belum merata dan keterbatasan sumber daya manusia pengelola informasi, pemerintah daerah masih menghadapi kendala infrastruktur berupa 212 titik blank spot yang berdampak terhadap akses informasi masyarakat, serta belum optimalnya pemanfaatan kanal komunikasi digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Syahrir, mengatakan penguatan kelembagaan dan kapasitas pengelola informasi menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan informasi publik.
”Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus memperkuat tata kelola informasi publik melalui peningkatan kapasitas PPID, optimalisasi sistem informasi, serta koordinasi dengan perangkat daerah. Namun, dukungan bersama masih diperlukan agar setiap perangkat daerah memiliki sumber daya dan mekanisme yang jelas dalam pengelolaan informasi publik,” katanya.
Ia menambahkan, Pemprov Sultra terus meningkatkan kualitas keterbukaan informasi publik melalui penguatan peran PPID Utama dan PPID Pelaksana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, optimalisasi website dan media sosial pemerintah daerah, serta pelaksanaan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Kemenko Polkam mendorong penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, PPID, badan publik, media, serta masyarakat guna mewujudkan tata kelola komunikasi publik yang transparan, adaptif, dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di Sulawesi Tenggara. (===)
Sumber: Dinas Kominfo Sultra
Editor: Muhamad Taslim Dalma
















