SULTRATOP.COM, KENDARI — Tim SAR gabungan berhasil menemukan Nasarudin (52), warga Desa Sambeani, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, yang dilaporkan hilang di kawasan hutan sekitar Desa Anggoro, Kecamatan Wonggeduku. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari kelima pencarian, Sabtu (19/9/2026).
Nasarudin pertama kali dilaporkan hilang pada 14 September 2026 setelah pergi mencari ikan di kawasan rawa. Namun, hingga beberapa waktu kemudian, korban tak kunjung kembali ke rumah sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Kendari menerjunkan tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian. Tim dibagi menjadi dua area penyisiran dengan menggunakan metode ESAR (Explore Search and Rescue).
Selain penyisiran secara langsung, tim juga memanfaatkan teknologi drone thermal untuk mendeteksi keberadaan atau suhu tubuh di dalam kawasan hutan.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Rescue KPP Kendari, BPBD Konawe, Tim K9 Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), kepolisian setempat, warga desa, serta keluarga korban.
Setelah lima hari melakukan pencarian, upaya tim SAR akhirnya membuahkan hasil. Pada pukul 10.05 WITA, tim SAR gabungan menemukan Nasarudin sekitar 419 meter ke arah barat daya dari lokasi kejadian perkara (LKP). Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
“Selanjutnya, korban kami evakuasi ke rumah dan diserahterimakan kepada pihak keluarga,” kata Amiruddin dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).
Dengan ditemukannya korban dalam kondisi meninggal dunia, operasi SAR dalam kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang diduga hilang di kawasan hutan sekitar Desa Anggoro, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe, dinyatakan selesai. Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi selanjutnya dikembalikan ke satuan masing-masing. (b-/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati





















