18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Berkat Lobi Gubernur ASR, 13 Kabupaten di Sultra Dapat Jutaan Benih Perkebunan dari Kementan

  • Bagikan
Berkat Lobi Gubernur ASR, 13 Kabupaten di Sultra Dapat Jutaan Benih Perkebunan dari Kementan
Gubernur ASR berhasil melobi kementerian pertanian untuk menurunkan jutaan benih perkebunan di Sultra

SULTRATOP.COM, KENDARI – Komitmen Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka (ASR) dalam memperkuat sektor pertanian dan perkebunan mulai membuahkan hasil.

Pada 2026 ini, sebanyak 13 kabupaten di Sultra mendapatkan bantuan jutaan benih perkebunan dari Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Bantuan tersebut mencakup lima komoditas unggulan, yakni kakao, jambu mete, kelapa, lada, dan pala. Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi agromaritim berbasis ketahanan pangan yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra.

Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan dan Hortikultura Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya mengatakan, dukungan pemerintah pusat tersebut menjadi angin segar bagi pengembangan sektor perkebunan di daerah. Menurutnya, bantuan benih yang diterima Sultra tahun ini tergolong besar dan akan menjangkau ribuan hektare lahan perkebunan rakyat.

“Total bantuan yang diterima meliputi 28,4 juta batang kakao, 1,144 juta batang jambu mete, 560 ribu batang lada, 473 ribu batang kelapa, serta 78 ribu batang pala,” kata Rusdin.

Komoditas kakao menjadi bantuan terbesar yang dialokasikan Kementan. Sebanyak 28,4 juta batang benih akan didistribusikan ke Kabupaten Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, dan Konawe Utara. Jumlah tersebut diperkirakan mampu mendukung pengembangan lahan kakao seluas 28.400 hektare.

Sementara itu, bantuan benih jambu mete akan menyasar Kabupaten Buton, Muna, Konawe Selatan, Bombana, Buton Tengah, Buton Selatan, Buton Utara, dan Konawe. Program tersebut diproyeksikan dapat dimanfaatkan pada lahan seluas sekitar 10.400 hektare.

Untuk komoditas kelapa, bantuan diberikan kepada Kabupaten Muna, Konawe Selatan, Bombana, Wakatobi, Kolaka Utara, Konawe Utara, dan Buton Utara dengan cakupan lahan tanam sekitar 1.400 hektare.

Sedangkan benih lada akan didistribusikan ke Kabupaten Konawe, Konawe Selatan, dan Kolaka Timur dengan estimasi luas tanam mencapai 700 hektare. Adapun bantuan benih pala akan disalurkan ke Kolaka Utara dan Konawe Selatan untuk pengembangan lahan sekitar 900 hektare.

Rusdin menegaskan, keberhasilan Sultra memperoleh bantuan dalam jumlah besar tersebut tidak lepas dari perhatian Pemprov Sultra terhadap pengembangan sektor perkebunan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.

Penyaluran benih dijadwalkan berlangsung secara bertahap. Untuk sebagian besar komoditas, distribusi ditargetkan rampung paling lambat November 2026. Sementara khusus benih jambu mete, penyalurannya direncanakan pada akhir tahun sesuai hasil koordinasi dengan pemerintah kabupaten.

Rusdin menjelaskan seluruh proses pengadaan benih dan penentuan penyedia dilakukan langsung oleh Kementerian Pertanian. Adapun Pemprov Sultra bersama pemerintah kabupaten bertugas menyiapkan Calon Petani dan Calon Lokasi (CPCL) agar bantuan dapat tersalurkan tepat sasaran.

“Pemprov bersama pemerintah kabupaten memastikan seluruh persyaratan administrasi terpenuhi, termasuk kesiapan lahan dan kelompok tani penerima manfaat. Setelah benih diterima, pendampingan juga akan terus dilakukan agar hasilnya optimal,” jelasnya.

Masuknya bantuan jutaan benih perkebunan dari pemerintah pusat itu selain memperkuat sektor hulu perkebunan, juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani Sultra. (Adv)

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan