16 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Pemprov Sultra Siapkan Bantuan Rp1 Juta untuk 3.500 Siswa Kurang Mampu

  • Bagikan
Pemprov Sultra Siapkan Bantuan Rp1 Juta untuk 3.500 Siswa Kurang Mampu
Pemprov Sultra menyiapkan bantuan sebanyak Rp1 juta untuk 3.500 siswa kurang mampu. (Foto: Istimewa)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mulai menyiapkan bantuan pendidikan bagi ribuan siswa kurang mampu tingkat SMA, SMK, dan SLB guna menekan angka putus sekolah di daerah tersebut.

Melalui program Bantuan Siswa Miskin (BSM), sebanyak 3.500 pelajar akan menerima bantuan tunai senilai Rp1 juta per orang yang langsung disalurkan ke rekening masing-masing penerima.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Aris Badara mengatakan, program tersebut saat ini masih dalam tahap finalisasi sebelum penyaluran dilakukan.

“Saat ini masih dalam tahap finalisasi persiapan penyaluran bantuan,” ujar Aris di Kendari, Kamis (14/5/2026).

Ia menjelaskan, penerima bantuan terdiri dari 1.700 siswa SMA, 1.700 siswa SMK, dan 100 siswa SLB yang tersebar di berbagai wilayah Sultra.

Kata Aris, bantuan itu diharapkan dapat membantu siswa memenuhi kebutuhan pendidikan sekaligus mencegah mereka berhenti sekolah karena faktor ekonomi.

Ia juga menegaskan, proses penetapan penerima dilakukan secara selektif agar bantuan benar-benar tepat sasaran. Sekolah dilibatkan langsung dalam pengusulan nama siswa dengan melampirkan dokumen pendukung seperti surat keterangan tidak mampu, kartu keluarga (KK), hingga kartu pelajar.

“Data penerima diverifikasi secara ketat supaya bantuan benar-benar diterima siswa yang membutuhkan,” katanya.

Selain fokus pada siswa kurang mampu, Pemprov Sultra juga menyiapkan program bantuan khusus bagi pelajar berprestasi. Kuota yang disiapkan masing-masing sebanyak 100 siswa SMA dan 100 siswa SMK.

Para calon penerima diwajibkan memiliki sertifikat prestasi tingkat nasional maupun internasional. Tak hanya itu, Dikbud Sultra juga mulai mendorong peningkatan kualitas sumber daya pelajar melalui program TOEFL Preparation.

Program tersebut diperuntukkan bagi 20 siswa SMA dan 15 siswa SMK sebagai bagian dari penguatan kemampuan bahasa asing siswa di Sultra. Aris menyebut, program TOEFL untuk siswa SMK disiapkan untuk mendukung lulusan agar mampu bersaing di dunia kerja global.

“SMK punya tagline go global. Jadi anak-anak kita diharapkan setelah lulus bisa menjadi tenaga kerja yang diperhitungkan secara internasional. Karena itu kami bekali kemampuan bahasa asing,” jelasnya.

Sementara bagi siswa SMA, program TOEFL Preparation akan dilaksanakan melalui kerja sama dengan UPT Bahasa Universitas Halu Oleo (UHO). Program tersebut diharapkan membuka peluang lebih besar bagi siswa Sultra untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi unggulan, termasuk kampus di luar negeri. (Adv)

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan