SULTRATOP.COM, KENDARI – PT BPR Bahteramas Bombana (Perseroda) menggelar kegiatan edukasi keuangan di RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin (4/5/2026).
Kegiatan itu menyasar pegawai rumah sakit sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan dan melindungi masyarakat dari praktik pinjaman online (Pinjol) ilegal. Kegiatan ini disambut baik oleh Dr. Muh. Kasmar, selaku Wakil Direktur Perencanaan beserta jajarannya.
Komisaris Utama BPR Bahteramas Bombana, Dr. Sofyan menegaskan bahwa edukasi keuangan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi maraknya layanan keuangan ilegal.
“Literasi keuangan yang baik akan membantu masyarakat lebih bijak dalam mengambil keputusan, sehingga tidak mudah terjebak pada praktik pinjol ilegal yang merugikan,” ujarnya.

Direktur Utama (Dirut) BPR Bahteramas Bombana, Yusrianti Mansur menegaskan bahwa maraknya Pinjol ilegal menjadi ancaman serius bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang belum memiliki pemahaman keuangan yang memadai.
“Edukasi ini penting agar masyarakat, khususnya pegawai, bisa lebih bijak dalam mengelola keuangan dan tidak terjebak pada pinjaman online ilegal yang merugikan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pinjol ilegal umumnya menawarkan kemudahan pencairan dana tanpa syarat jelas, namun memiliki bunga tinggi serta risiko penyalahgunaan data pribadi.
Senada dengan itu, Direktur Operasional BPR Bahteramas Bombana, I Made Swastika Widiantara, menambahkan bahwa kegiatan itu juga menjadi momentum untuk memperkenalkan produk-produk perbankan yang aman dan terpercaya kepada masyarakat.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa ada alternatif layanan keuangan resmi yang bisa dimanfaatkan, mulai dari tabungan, deposito, hingga kredit yang sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menabung, manfaat deposito sebagai instrumen investasi yang relatif aman, serta akses kredit yang dapat digunakan untuk kebutuhan produktif maupun konsumtif.
Selain itu, peserta juga diberikan tips praktis dalam memilih layanan keuangan yang legal, termasuk memastikan lembaga tersebut terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait.
Melalui kegiatan itu, BPR Bahteramas Bombana berharap dapat terus memperluas literasi keuangan di Sultra, sekaligus memperkuat peran sebagai BUMD yang hadir memberikan solusi keuangan yang aman, terpercaya, dan berpihak pada masyarakat. (b-/ST)
Kontributor: Ismu Samadhani
















