19 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Bulog Raha Salurkan Bantuan Pangan ke 31.659 Warga, Naik 62 Persen dari Tahun Lalu

  • Bagikan
Bulog Raha Salurkan Bantuan Pangan ke 31.659 Warga, Naik 62 Persen dari Tahun Lalu
Kepala Perum Bulog Muna, Muhtain Muhammadong.

SULTRATOP.COM, MUNA – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kabupaten Muna tahun ini menyalurkan bantuan kepada sebanyak 31.659 warga yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 62,0 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya menjangkau 19.540 penerima.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Kepala Kantor Cabang Perum Bulog Raha, Muhtain Muhammadong, mengatakan bantuan pangan yang bersumber dari program pemerintah pusat melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional telah menyalurkan beras sebanyak 284.340 kilogram dan 56.868 liter minyak goreng kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di beberapa wilayah di Muna.

“Bantuan pangan dibagikan kepada warga miskin yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Batalaiworu, Batukara, Lasalepa, Lohia, Maligano, Napabalano, Pasikolaga, Towea, dan Wakorumba Selatan,” terang Muhtain, Sabtu (25/4/2026).

Muhtain menjelaskan, peningkatan jumlah penerima dari tahun lalu yang hanya 19.540 menjadi 31.659 penerima berdasarkan pembaruan data dari Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Pihak Bulog tidak berurusan dengan kondisi penerima bantuan karena data penerima bantuan pangan bersumber dari Dinas Sosial,” jelasnya.

Namun, ia juga mengakui bahwa pihaknya harus menyesuaikan stok yang ada karena saat ini terkendala pada kemasan.

“Bahan baku biji plastik saat ini mengalami kenaikan harga akibat dampak kondisi ekonomi global, sehingga harga produksi kemasan menjadi lebih mahal,” keluhnya.

Muhtain menambahkan, setiap penerima bantuan pangan tersebut masing-masing mendapatkan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Sementara itu, untuk penyerapan komoditas jagung, berdasarkan luas lahan produksi mencapai 171 ton dengan harga Rp5.500 per kilogram. “Komoditas jagung dibeli dari warga dan disalurkan melalui asosiasi ke sektor peternakan,” tambahnya. (B/ST)

Laporan: Nasrudin

 

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan