18 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Pemkab Muna Barat Jajaki Investasi Kelapa Sawit Bersama PT KAS, Tawarkan Skema Kemitraan untuk Petani

  • Bagikan
Pemkab Muna Barat Jajaki Investasi Kelapa Sawit Bersama PT KAS, Tawarkan Skema Kemitraan untuk Petani
Wabup Mubar, Ali Basa saat memimpin rapat bersama PT KAS dalam rangka membangun kemitraan strategis dalam pengembangan usaha kelapa sawit, yang dilaksanakan di aula rapat kerja Setda Muna Barat, Rabu (4/3/2026). (Adin/SULTRATOP.COM)

SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) menggelar rapat bersama PT KAS dalam rangka membangun kemitraan strategis untuk pengembangan usaha kelapa sawit. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Rapat Kerja Setda Muna Barat, Rabu (4/3/2026).

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Muna Barat, Ali Basa, dan dihadiri Direktur Komersial serta Direktur Produksi PT KAS, kepala OPD terkait, serta para camat se-Muna Barat.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Ali Basa menyampaikan bahwa rapat bersama investor kelapa sawit tersebut masih dalam tahap sosialisasi. Sebelumnya, pihak investor telah melakukan komunikasi awal dengan pemerintah daerah di rumah jabatan bupati.

“Rapat ini menghadirkan OPD terkait dan para camat agar nantinya menjadi bahan sosialisasi di tengah masyarakat. Pihak PT KAS menilai Muna Barat memiliki potensi serta kondisi lahan yang cocok untuk pengembangan tanaman sawit,” ujar Ali Basa saat ditemui di ruang kerjanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Muna Barat itu menjelaskan, investor menawarkan skema kemitraan dengan pola inti-plasma. Dalam skema tersebut, petani akan dilibatkan sebagai mitra dengan menyediakan lahan, sementara perusahaan akan mendukung dari sisi pembibitan, pendampingan teknis, hingga jaminan pembelian hasil panen.

Ia menegaskan, pemerintah daerah menyambut baik kehadiran investor, dengan catatan masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya tanpa merusak lingkungan. Pemda juga akan mengkaji secara menyeluruh setiap rencana investasi yang masuk, mulai dari aspek legalitas lahan, analisis dampak lingkungan, hingga komitmen pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, saat ini sebagian masyarakat Muna Barat telah melakukan budidaya kelapa sawit. Dengan hadirnya investor, diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi petani, khususnya dalam mempermudah pemasaran hasil panen.

“Selama ini, petani kelapa sawit kita menjual hasil panen ke Konawe Selatan. Jika pabrik perusahaan ini hadir, tentu akan mempermudah para petani,” ungkapnya.

Ali Basa menambahkan, lahan untuk pengembangan sawit masih dalam tahap identifikasi, baik untuk kebun inti maupun kebun plasma. Untuk kebun plasma, lahan dapat disiapkan dari kebun milik masyarakat.

“Intinya, investor ini akan bermitra dengan petani kelapa sawit kita. Kami berharap kehadiran investor nantinya mampu membuka lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan petani, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Muna Barat,” tutupnya. (b-/ST)

Laporan : Adin

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan