19 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Demi Studi Generasi Muda, La Ode Darwin Sepakat Mulai Pembangunan Asrama di Kendari

  • Bagikan
Demi Studi Generasi Muda, La Ode Darwin Sepakat Mulai Pembangunan Asrama di Kendari
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin meninjau langsung lokasi pembangunan asrama mahasiswa asal Muna Barat, yang berada di Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Kamis (12/2/2026). (Foto istimewa)

SULTRATOP.COM – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) di bawah kepemimpinan Bupati La Ode Darwin dalam mendukung keberlanjutan studi generasi muda kian nyata.

Pembangunan asrama mahasiswa asal Muna Barat di Kota Kendari dipastikan mulai direalisasikan pada 2026 ini, sebagai upaya menghadirkan hunian layak dan terjangkau bagi putra-putri daerah yang tengah menempuh pendidikan tinggi.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Langkah ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan tempat tinggal mahasiswa, sekaligus bentuk investasi jangka panjang daerah dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

La Ode Darwin meninjau langsung lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan asrama mahasiswa tersebut di Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Kamis (12/2/2026). Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan kondisi dan status aset pemerintah daerah yang berada di ibu kota provinsi.

Dalam kunjungan tersebut, La Ode Darwin mengira lokasi asrama ini sudah dibangun fondasi, tapi ternyata baru sebatas tanggul keliling. Luas lahan yang disiapkan sekitar 50×50 meter dan sejak 2023 lalu belum ada perencanaan pembangunan lanjutan.

“Saya akan minta dari Dinas PUPR Muna Barat untuk menghitung terlebih dahulu, kita prioritaskan lokasi ini harus ditimbun dulu. Karena lokasinya agak dalam dan harus diratakan tanahnya. Kalau lahannya sudah rata, baru kita akan desain bangunannya seperti apa. Yang pasti 2026 ini kita mulai bangun,” kata La Ode Darwin.

Dalam peninjauan itu, ia turut didampingi mahasiswa asal Muna Barat. Bersama para mahasiswa, disepakati bahwa asrama akan dibangun satu lantai.

“Jadi, kesepakatan kita bersama para mahasiswa, asrama kita bangun satu lantai saja bukan dua lantai. Satu lantai kita sesuaikan dengan anggaran yang ada dan perawatannya lebih gampang. Kita maksimalkan satu lantai, tetapi kamarnya kita perbanyak,” ucapnya.

Pria yang kerap disapa DW ini menjelaskan, pada tahap awal pembangunan ia memprioritaskan pematangan lahan. Anggaran untuk proses tersebut diperkirakan mencapai Rp600 juta hingga Rp1 miliar.

“Nantinya, sambil berjalan proses pematangan lahan ini, kita akan menggambar desain asrama ini. Kita akan bangun asrama ini secara bertahap. Misalnya kita akan bangun 40 kamar, tahun ini kita bangun dulu 11 kamar sesuai jumlah kecamatan di Muna Barat. Kemudian tahun selanjutnya 10 kamar lagi, sampai selesai,” jelasnya.

DW berharap dengan hadirnya asrama ini, mahasiswa Muna Barat yang kuliah di Kota Kendari tidak lagi menyewa kos-kosan. Nantinya, pembagian kamar akan disesuaikan berdasarkan kecamatan yang ada di Muna Barat.

“Yang pasti, kami (Pemkab Muna Barat) berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan asrama mahasiswa yang ada di Kota Kendari ini. Sebab, ini sudah menjadi aset kita dan aset ini sudah menghabiskan uang daerah sekitar kurang lebih Rp2 miliar, jadi kita harus manfaatkan aset kita ini untuk kepentingan para adik-adik mahasiswa kita,” tegasnya.

Ia juga membeberkan bahwa saat ini sertifikat tanah lahan tersebut masih dalam proses pengalihan dari sertifikat induk menjadi aset Pemkab Muna Barat.

“Yang pasti, saya akan siapkan anggaran terlebih dahulu untuk proses pematangan lahan,” bebernya. (*/ST)

 

Laporan: Adin

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan