SULTRATOP.COM, KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, resmi menerima gelar adat Sangia Mondono Wite Bhalano dari masyarakat Muna yang dianugerahkan oleh Pengurus dan Lembaga Adat Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sultra.
Penganugerahan tersebut berlangsung dalam rangkaian Silaturahmi Akbar dan Festival Budaya Masyarakat Muna di Lapangan Eks-MTQ Kendari, Minggu (19/7/2026), sebagai bentuk penghormatan atas kedekatan serta kontribusinya terhadap masyarakat dan pelestarian nilai-nilai budaya Muna.
Rangkaian acara budaya tersebut dihadiri puluhan ribu warga Muna dari berbagai daerah. Prosesi adat berlangsung khidmat sebagai simbol penghormatan kepada tokoh yang dinilai memiliki hubungan historis serta kepedulian terhadap pelestarian adat dan budaya masyarakat Muna.
Usai menerima gelar adat tersebut, Andi Sumangerukka menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Muna yang telah memberikan penghormatan kepadanya.
Ia mengaku penghargaan tersebut memiliki makna mendalam karena diberikan melalui mekanisme adat yang berlandaskan penilaian terhadap hubungan historis dan nilai-nilai leluhur masyarakat Muna.
“Saya secara pribadi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat semua baik yang hadir maupun yang ada di seluruh Indonesia yang memberikan penghargaan kepada saya,” ujarnya.
Menurutnya, penganugerahan gelar adat bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari pengakuan masyarakat yang memiliki nilai historis dan budaya.
“Dan ini merupakan bagian dari silaturahmi, di mana bahwa pemberian adat bagian dari pengakuan masyarakat kepada kita. Tapi ini juga berdasarkan penilaian tentang leluhur. Maka saya diberikan itu karena ada kaitannya,” tuturnya.
Andi Sumangerukka juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Muna yang dinilainya mampu menjaga persatuan dan kebersamaan, baik di Sulawesi Tenggara maupun di berbagai daerah di Indonesia.
Ia berharap momentum silaturahmi dan pemberian gelar adat tersebut semakin mempererat hubungan emosional antarmasyarakat.
“Saya mengapresiasi masyarakat yang sudah mampu mempersatukan masyarakat, baik yang ada di Sultra maupun di seluruh Indonesia. Kita berharap bahwa ikatan ini menjadi ikatan emosional untuk bisa mempersatukan masyarakat Muna. Itu harapan saya,” pungkasnya. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Muhamad Taslim Dalma

















