SULTRATOP.COM, KENDARI — Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) membuka kuota sebanyak 50 mahasiswa untuk Fakultas Kedokteran pada tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Rektor UMK, Prof. Muhammad Nurdin, usai pelaksanaan kick off Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027, yang ditandai dengan pemukulan gong bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan bahwa penerimaan mahasiswa baru Fakultas Kedokteran akan dilakukan secara bertahap setiap bulan hingga kuota 50 mahasiswa terpenuhi.
“Pendaftar Januari akan kami seleksi dan pengumumannya pada Februari. Selanjutnya, pendaftar Februari hingga Maret akan diseleksi kembali hingga kuota 50 mahasiswa terpenuhi. Jika pada Mei kuota sudah tercukupi, maka pendaftaran akan ditutup,” ujar Nurdin.
UMK menjadi perguruan tinggi swasta pertama di Sulawesi Tenggara yang memiliki Fakultas Kedokteran. Fakultas tersebut berlokasi di Desa Konda I, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Nurdin menyebutkan bahwa UMK Kendari telah menyiapkan sumber daya manusia dengan menyekolahkan dosen-dosen yang akan menjadi tenaga pengajar di Fakultas Kedokteran. Selain itu, UMK juga menjalin kemitraan dengan Universitas Muhammadiyah Makassar (UM Makassar) yang telah unggul dan terakreditasi internasional.
UMK juga telah menjalin kerja sama dengan RSUD Kendari sebagai rumah sakit pendidikan utama selama 25 tahun. Selain itu, UMK menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (UHO) untuk penguatan pendidikan kedokteran, meliputi pengembangan sumber daya manusia, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama pengembangan dengan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan bahwa salah satu indikator kampus berkualitas adalah memiliki Fakultas Kedokteran.
“Ukurnya mudah. Saat ini Muhammadiyah telah memiliki 21 Fakultas Kedokteran, termasuk di Kendari,” ujarnya. (B/ST)
Kontributor: Ismu Samadhani

















