SULTRATOP.COM, KENDARI — SMKN 2 Kendari masih kekurangan 422 calon siswa pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Hingga penutupan pendaftaran pada 1 Juli 2026, sekolah tersebut baru menerima 298 pendaftar dari total kuota 720 siswa yang disediakan.
Kondisi tersebut sejalan dengan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara yang menunjukkan jumlah pendaftar SPMB tahun ini masih berada di bawah daya tampung sekolah. Dari total kapasitas 56.076 kursi SMA dan SMK negeri, jumlah pendaftar tercatat sebanyak 34.107 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 31.076 peserta dinyatakan lolos seleksi, sehingga masih banyak kuota sekolah yang belum terisi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dikbud Sultra, Prof. Aris Badara, sebelumnya menyebut penurunan populasi usia sekolah menjadi salah satu faktor yang menyebabkan banyak sekolah belum memenuhi kuota penerimaan siswa baru.
Kepala SMKN 2 Kendari, Ahmad Mustafa, mengakui jumlah pendaftar tahun ini jauh dari target yang diharapkan. Padahal, sekolah telah menyiapkan 36 rombongan belajar (rombel) untuk menampung peserta didik baru.
SMKN 2 Kendari membuka penerimaan siswa pada 14 program keahlian, yakni Teknik Sipil Gedung, Teknik Jalan dan Jembatan, Teknik Perumahan, Teknik Gambar Arsitektur, Teknik Geomatika, Teknik Audio Video, Teknik Elektronika Industri, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Permesinan, Teknik Pengelasan, Teknik Otomotif Mobil, Teknik Sepeda Motor, Teknik Alat Berat, serta Teknik Listrik Energi Surya.
Meski seluruh program keahlian telah memiliki pendaftar, jumlah siswa di beberapa jurusan masih jauh dari ideal.
“Setiap kelas belum memenuhi jumlah siswa. Ada kelas yang baru berisi sekitar 20 siswa, bahkan ada jurusan yang baru memiliki 11 siswa,” ungkap Ahmad kepada sultratop.com.
Ahmad mengatakan rendahnya jumlah pendaftar cukup disayangkan karena sekolah selama ini telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan dan dunia industri untuk mendukung praktik kerja lapangan (PKL) serta membuka peluang kerja bagi lulusan.
Menurutnya, SMKN 2 Kendari telah bermitra dengan sejumlah perusahaan, di antaranya PT OSS, PT Stargate, PLN, serta berbagai perusahaan lain di Kota Kendari yang sesuai dengan kompetensi keahlian para siswa.
“Kami ingin menunjukkan bahwa lulusan SMK memiliki peluang besar untuk bekerja, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, maupun berwirausaha. Karena itu, kami masih membuka kesempatan bagi calon siswa yang belum diterima di sekolah lain untuk bergabung di SMKN 2 Kendari,” ujarnya.
Sesuai jadwal SPMB, peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan melakukan daftar ulang pada 6–7 Juli 2026. Selanjutnya, pengisian kursi yang masih kosong akan dibuka 8-9 Juli 2026. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati















