19 June 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Produk UMKM dan Kain Tenun Muna Barat Jadi Primadona di Pameran Harmoni Sultra ke-62

  • Bagikan
Produk UMKM dan Kain Tenun Muna Barat Jadi Primadona di Pameran Harmoni Sultra ke-62
Stan Kabupaten Muna Barat diserbu pengunjung yang membeli kain tenun dan makanan olahan pada Pameran Harmoni Sultra ke-62 tahun.

SULTRATOP.COM, MUNA BARAT — Produk unggulan Kabupaten Muna Barat kembali mencuri perhatian dalam ajang Pameran Harmoni Sultra ke-62. Kain tenun hasil binaan Ketua Dekranasda Muna Barat, Rhika Purwaningsih Darwin, serta berbagai produk makanan olahan UMKM menjadi daya tarik utama dan ramai dikunjungi sejak hari pertama kegiatan.

Stan Muna Barat terlihat dipadati masyarakat yang ingin melihat langsung kerajinan tenun sekaligus mencicipi aneka makanan khas daerah. Motif tenun yang beragam dengan sentuhan warna khas menarik minat para pengunjung.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Kain tenun tersebut merupakan hasil pembinaan yang terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas produksi serta daya saing para perajin lokal. Melalui inovasi, produk tenun Muna Barat kini tampil lebih modern tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal.

Selain tenun, berbagai makanan olahan UMKM juga banyak diminati pengunjung. Produk yang ditampilkan antara lain jipang, kue satu, abon kenta, amplang, jambu mete, kacang tanah, beras merah, abon ikan, sambal teri, sambal bete-bete, sambal cumi, keripik ubi jalar, keripik kambose, keripik brownies, dan produk lainnya.

Produk UMKM dan Kain Tenun Muna Barat Jadi Primadona di Pameran Harmoni Sultra ke-62

Kerajinan tangan berbahan tempurung kelapa, nentu, dan rotan juga turut diminati. Sementara produk tenun seperti kampurui dan baju adat Muna banyak dibeli pengunjung.

“Kain tenun dan makanan olahan banyak dibeli pengunjung. Begitu juga kerajinan tempurung kelapa, nentu, dan lainnya cukup laris. Setiap malam, penjualan paling sedikit mencapai Rp3 juta dari masyarakat yang berkunjung ke stan Muna Barat,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Muna Barat, Al Rahman, Senin (27/4/2026).

Menurut Al Rahman, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, TP PKK, dan Dekranasda Muna Barat yang terus mendorong pengembangan UMKM serta industri kreatif di daerah itu. Kain tenun yang dipamerkan berasal dari Desa Lahaji, Waulai, Lawa, dan sejumlah wilayah lainnya.

“Kami berharap melalui Pameran Harmoni Sultra ini, produk tenun dan makanan olahan khas Muna Barat semakin dikenal dan mampu menembus pasar yang lebih luas. Pemerintah daerah berkomitmen terus mendukung pelaku UMKM agar berkembang dan menjadi penggerak utama perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Dalam pameran tersebut, pemerintah daerah bersama Dekranasda Muna Barat juga menghadirkan perajin tenun dari Desa Lahaji. Kehadiran para perajin menjadi daya tarik tersendiri karena pengunjung dapat melihat langsung proses menenun, bahkan banyak yang memanfaatkan kesempatan itu untuk berswafoto. (B/ST)

Laporan: Adin

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan