SULTRATOP.COM, MUNA BARAT — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Muna Barat (Mubar), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali melaksanakan pelayanan administrasi kependudukan di Pulau Maginti pada Selasa (13/1/2025).
Selama dua hari membuka pelayanan di Pulau Maginti, Disdukcapil Mubar dipadati masyarakat yang mengurus berbagai dokumen kependudukan. Pelayanan bahkan berlangsung hingga malam hari. Pasalnya, hampir seluruh jenis layanan administrasi kependudukan dibuka, termasuk perekaman KTP elektronik (KTP-el).
Kepala Disdukcapil Mubar, H. Burhanuddin, melalui Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk (Kabid Dafduk), Juliati, menyebutkan bahwa layanan yang dibuka antara lain pengurusan kartu keluarga (KK), akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), perekaman KTP-el, serta layanan administrasi kependudukan lainnya.
“Kalau sebelumnya kami ke lapangan biasanya hanya melayani pengurusan KK, akta kelahiran, dan sejenisnya. Sekarang kami membawa peralatan perekaman KTP-el, sehingga anak-anak sekolah yang sudah wajib KTP bisa langsung melakukan perekaman tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil,” ujar Juliati saat dihubungi melalui telepon selulernya, Kamis (15/1/2026).

Di Pulau Maginti, lanjut mantan Kepala Puskesmas Marobea tersebut, Disdukcapil Mubar melayani tiga desa, yakni Desa Maginti, Kangkunawe, dan Pasipadanga. Antusiasme masyarakat dari ketiga desa tersebut sangat tinggi, mengingat mereka tidak perlu lagi datang ke kantor Disdukcapil yang membutuhkan biaya perjalanan karena harus menyeberang laut.
Selain itu, tambah Juliati, faktor cuaca serta kondisi pasang surut air laut juga kerap menjadi pertimbangan masyarakat sebelum menyeberang.
“Pelayanan kami bagi per hari. Hari pertama di Desa Maginti, hari kedua di Desa Kangkunawe dan Pasipadanga, agar lebih tertib dan mengurangi kepadatan masyarakat yang mengurus,” tuturnya.
Menurutnya, pelayanan jemput bola ini akan terus dilakukan guna memaksimalkan layanan serta meningkatkan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan masyarakat di Muna Barat. Hal serupa juga dilakukan Disdukcapil Mubar pada awal Desember lalu dengan membuka pelayanan di Pulau Gala.
Meski hanya berlangsung satu hari, antusiasme masyarakat saat itu juga sangat tinggi. Hingga menjelang siang hari, masyarakat tampak terus memadati balai desa yang menjadi lokasi pelayanan administrasi kependudukan.
Ia menambahkan, kegiatan jemput bola ini memberikan kemudahan bagi masyarakat Muna Barat, khususnya yang tinggal di wilayah kepulauan, mengingat jarak yang cukup jauh apabila harus datang langsung ke kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan. (*/ST)
Laporan: Adin
















