19 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Kapal Uki Raya 23 Tujuan Raha Dipadati Penumpang, Sempat Miring dan Banyak Penumpang Gagal Berangkat

  • Bagikan
Kapal Uki Raya 23 Tujuan Raha Dipadati Penumpang, Sempat Miring dan Banyak Penumpang Gagal Berangkat
Kapal penumpang Uki Raya 23 di Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari mengalami kemiringan saat berlayar menuju Raha pada tanggal 18 Maret 2026, malam. (Foto: Bambang Sutrisno/SULTRATOP.COM)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Kapal penumpang Uki Raya 23 di Pelabuhan Pangkalan Perahu Kendari mengalami kemiringan saat berlayar menuju Raha pada Rabu malam, 18 Maret 2026.

Kejadian tersebut diduga dipengaruhi oleh banyaknya muatan kendaraan sepeda motor serta penumpang yang memaksa masuk ke dalam kapal.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Salah seorang penumpang, Erni, saat dikonfirmasi media ini mengaku sempat merasakan kemiringan kapal ketika bertolak menuju Raha.

“Memang tadi kami merasakan kapal agak miring karena banyak penumpang berkumpul di sisi kanan kapal. Namun, tidak berlangsung lama karena segera ada informasi kepada penumpang untuk mengatur posisi duduk agar kapal kembali seimbang,” kata Erni.

Ia menyampaikan, perjalanan berlangsung aman hingga kapal akhirnya berlabuh di Pelabuhan Nusantara Raha tanpa menimbulkan kepanikan.

Di sisi lain, puluhan penumpang yang batal berangkat mengungkapkan kekecewaan meskipun telah mengantongi tiket.

“Saya sudah cukup lama menunggu, tetapi akhirnya batal berangkat karena kapal penuh. Saya sebenarnya bisa saja naik, tetapi melihat kondisi yang kacau, saya memilih mengurungkan niat demi keselamatan. Saya akan mencoba kembali besok,” ujar Diana dengan nada sedih.

Penumpang lain yang enggan disebutkan namanya menilai pihak pelabuhan tidak profesional dalam mengatur arus keberangkatan penumpang.

“Kami tidak mendapat konfirmasi lebih awal terkait pembatalan. Setelah penumpang membludak, baru diumumkan bahwa tidak bisa naik. Kalau memang seperti itu, seharusnya tiket tidak dijual berlebihan agar kami tidak membuang waktu. Akhirnya saya harus mencari alternatif lain ke Pelabuhan Torobulu dan mengeluarkan biaya tambahan untuk menyewa kendaraan,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IIA Kendari, Capt. Rahman, menjelaskan bahwa keseimbangan kapal telah dirancang sedemikian rupa sehingga penumpang tidak perlu merasa cemas.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kekecewaan yang dialami para penumpang. Pihak KSOP menegaskan tidak ada kompromi terhadap kelebihan muatan (overload).

“Silakan melakukan konfirmasi tiket kepada petugas loket untuk mendapatkan arahan lebih lanjut, karena hal tersebut bukan menjadi kewenangan kami,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Ia mengimbau calon penumpang agar memesan tiket secara daring melalui kanal resmi guna menghindari antrean panjang akibat pembelian langsung di lokasi.

“Melalui aplikasi, calon penumpang dapat mengetahui ketersediaan jadwal kapal pada hari tersebut. Jika tidak tersedia, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk berangkat. Masih ada hari berikutnya, jadi mohon bersabar,” pungkasnya. (B/ST)

Laporan: Bambang Sutrisno

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan