SULTRATOP.COM, KENDARI — Layanan transportasi berbasis teknologi, Gojo (Good Journey) Kendari, resmi memperluas jangkauannya dengan menjalin kerja sama bersama Pusat Koperasi Angkatan Udara (Primkopau) di Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Haluoleo.
Kolaborasi itu menandai hadirnya alternatif transportasi digital bagi masyarakat yang beraktivitas di Bandara Haluoleo Kendari di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).
Kesepakatan tersebut diharapkan mampu mempermudah mobilitas penumpang yang datang maupun berangkat dari salah satu gerbang utama Sulawesi Tenggara (Sultra) itu.
CEO Gojo Kendari, Sarlita Yohana Abidin mengatakan, pihaknya menyambut baik kepercayaan yang diberikan untuk menghadirkan layanan transportasi digital di kawasan bandara. Kata dia, Gojo ingin menjadi solusi perjalanan yang praktis sekaligus dapat diandalkan oleh masyarakat.
“Kami harap, layanan ini dapat menjadi bagian dari sistem transportasi yang mendukung mobilitas penumpang di Bandara Haluoleo, sekaligus memperkuat konektivitas bagi masyarakat yang berkunjung ke Sultra,” ungkapnya.
Terkait persaingan dengan transportasi konvensional, Sarlita menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan otoritas bandara untuk menyepakati kebijakan tarif. Penyesuaian harga akan dilakukan berdasarkan pembagian rayon agar keberadaan layanan digital ini tidak mengganggu pendapatan pengemudi transportasi konvensional.
Ketua Primkopau Lanud Haluoleo, Zainal Muttakin, menilai kolaborasi itu menjadi langkah positif dalam memenuhi kebutuhan transportasi yang cepat dan aman bagi masyarakat. Kata dia, sebelumnya sempat ada layanan serupa di bandara, namun berhenti beroperasi setelah aplikasinya tidak lagi berjalan.
Karena itu, pihaknya kembali mencari mitra baru hingga akhirnya Gojo menyatakan kesiapan untuk menghadirkan layanan transportasi berbasis aplikasi di kawasan bandara.
Perwakilan pengelola Bandara Haluoleo, Anni Siahaan, menilai kehadiran Gojo sejalan dengan upaya menjadikan bandara sebagai pintu gerbang utama Sultra yang modern dan terintegrasi dengan teknologi.
Menurutnya, layanan tersebut juga mendukung visi pengembangan kawasan yang lebih cerdas, inklusif, dan memiliki daya saing.
Sementara itu, Komandan Lanud Haluoleo, Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto, menegaskan bahwa bandara merupakan objek vital strategis yang harus dijaga bersama. Ia mendukung berbagai inovasi yang dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Ia berharap kerja sama itu mampu menghadirkan layanan transportasi yang lebih baik sekaligus memberikan manfaat luas bagi masyarakat Sultra. (*/ST)
Kontributor: Ismu Samadhani

















