SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Akses transportasi udara dari Makassar menuju Muna Barat resmi beroperasi. Hal tersebut ditandai dengan penerbangan perdana pesawat Sriwijaya Air jenis Boeing 737-500 di Bandara Sugimanuru pada Kamis (15/1/2026).
Peresmian penerbangan perdana rute Makassar–Muna Barat ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), La Ode Tariala. Ia menyatakan dukungannya terhadap pengembangan transportasi udara di Kabupaten Muna Barat dengan menyiapkan subsidi sebesar Rp1,5 miliar untuk maskapai Sriwijaya Air.
“Subsidi penerbangan ini mendapat dukungan dari Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, karena beliau menginginkan agar perputaran ekonomi di Sultra dapat berjalan merata,” ujar La Ode Tariala.
Dengan beroperasinya penerbangan di Bandara Sugimanuru, lanjut Tariala, masyarakat dapat menghemat biaya dan tenaga. Sebelumnya, perjalanan udara dari Makassar ke Muna Barat harus melalui Kendari dengan biaya mencapai kurang lebih Rp2 juta.
“Namun saat ini, penerbangan langsung Makassar–Muna Barat hanya menghabiskan biaya sekitar Rp700 ribu hingga Rp800 ribu. Ini tentu sangat menghemat biaya bagi masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman di Pulau Muna,” ungkapnya.
Tariala juga mengapresiasi perjuangan Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, yang telah berupaya menghadirkan maskapai Sriwijaya Air untuk mendarat di Bandara Sugimanuru. Ia berharap Bupati Muna Barat terus melahirkan gagasan-gagasan cerdas sehingga penerbangan pesawat jenis Boeing dapat terus beroperasi di wilayah tersebut.
“Sebelumnya, pesawat yang mendarat di Muna Barat hanya jenis ATR dengan harga tiket yang cukup mahal, mencapai sekitar Rp1,6 juta, sehingga memberatkan masyarakat. Kini, dengan hadirnya pesawat jenis Boeing, biaya tiket menjadi lebih terjangkau,” jelasnya.
Oleh karena itu, Tariala menegaskan bahwa DPRD Sultra bersama Gubernur Sultra siap mendukung agar penerbangan di Muna Barat dapat terus berlanjut dan tidak terhenti. Ia menyebutkan terdapat tiga bandara yang akan mendapat dukungan subsidi dari Pemerintah Provinsi Sultra, yakni Bandara Wakatobi, Baubau, dan Muna Barat.
“Insyaallah, kemarin telah disepakati bahwa pada pergeseran anggaran nanti akan dialokasikan subsidi penerbangan ini. Anggaran subsidi sebesar Rp1,5 miliar akan kita siapkan melalui APBD Sultra tahun 2026,” tutupnya. (B/ST)
Laporan: Adin
















