SULTRATOP.COM, MUNA BARAT — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Muna Barat kembali mendistribusikan 100 paket sembako kepada warga yang tergolong mustahiq atau kurang mampu, Jumat (27/2/2026).
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan di Gedung Serba Guna Desa Sukadamai dan dihadiri oleh jajaran Baznas Muna Barat, Staf Ahli Bupati Ali Mochtar Jaya, perwakilan Kemenag Mubar, serta masyarakat penerima manfaat. Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan telur.
Ketua Baznas Muna Barat, H. Sunardi, menyampaikan bahwa pendistribusian paket sembako ini merupakan program kemanusiaan untuk membantu meringankan beban masyarakat kurang mampu, khususnya pada bulan suci Ramadan. Ia menjelaskan, bantuan tersebut berasal dari zakat dan infak para aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Muna Barat.
“Untuk pendistribusian paket sembako ini, kami (Baznas) baru menyalurkan di wilayah Tiworo Raya kepada sekitar 100 orang mustahiq. Ada 25 desa di wilayah daratan yang kami salurkan bantuan, dengan masing-masing desa diwakili empat orang. Kami masih memiliki keterbatasan anggaran,” kata H. Sunardi.
Sunardi menambahkan, pihaknya juga akan memprogramkan kegiatan serupa untuk wilayah Kusambi dan Lawa Raya. Namun, ia berharap adanya tambahan infak dari para ASN.
“Saat ini, setiap bulan infak dari ASN Muna Barat yang masuk sekitar Rp13 juta dari 600 orang, baik kepala OPD, staf, hingga guru. Padahal, jumlah ASN di Mubar mencapai sekitar empat ribu orang. Jika seluruhnya berinfak, maka bantuan paket sembako ini bisa disalurkan lebih luas kepada masyarakat kurang mampu,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam pendistribusian paket sembako tersebut, setiap penerima mendapatkan beras 10 kilogram, satu rak telur, dan satu liter minyak goreng.
Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik, Hukum, dan HAM, Ali Mochtar Jaya, mengatakan pemerintah daerah sangat mendukung penuh kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Muna Barat dalam menyejahterakan masyarakat.
Bantuan ini, kata dia, sangat membantu ekonomi masyarakat. Ia berharap bantuan tersebut dapat memenuhi kebutuhan pokok dan meringankan beban masyarakat selama menjalani bulan suci Ramadan.
Terkait jumlah ASN yang berinfak, Ali Mochtar Jaya menyebutkan bahwa jumlah tersebut belum mencapai seperempat dari total ASN di Muna Barat. Ia pun akan berkoordinasi dengan pimpinan terkait operasional dan kendala yang dihadapi Baznas Mubar.
“Kami mengapresiasi Baznas Mubar yang dengan anggaran terbatas tetap mampu melaksanakan kegiatan ini. Kami juga akan menyampaikan kepada ASN lainnya agar ikut berinfak seperti yang sudah berpartisipasi,” tuturnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah mengapresiasi langkah Baznas yang dinilai konsisten dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Meski bantuan yang diberikan tidak besar, hal tersebut tetap dapat membantu meringankan beban masyarakat selama bulan suci Ramadan.
Ke depan, lanjut Ali Mochtar, Baznas juga akan dihadapkan pada penyaluran zakat fitrah. Untuk itu, ia berharap zakat tersebut dapat disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. (B/ST)
Laporan: Adin
















