22 September 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Kapolda Sultra Pimpin Apel Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Tekankan Transformasi Pelayanan dan Keselamatan

  • Bagikan
Kapolda Sultra Pimpin Apel Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Tekankan Transformasi Pelayanan dan Keselamatan
Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji (tengah) bertemu awak media dalam proses wawancara. (Foto: Istimewa)

SULTRATOP.COM, KENDARI — Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Himawan Bayu Aji memimpin apel besar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 di Sulawesi Tenggara, Selasa (22/9/2026).

Dalam apel tersebut, Kapolda membacakan amanat Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri yang menekankan pentingnya transformasi pelayanan dan keselamatan masyarakat sebagai orientasi utama tugas polisi lalu lintas.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor Agustus 2026

Apel diikuti Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Budi Hermawan, Irwasda Kombes Pol. Johanes Pangihutan Siboro, para pejabat utama Polda Sultra, Kapolresta Kendari, Kapolres Konawe Kepulauan, para kasat lantas jajaran, personel Polda Sultra, komunitas serta mitra Polri.

Turut hadir perwakilan Jasa Raharja, Balai Pengelola Transportasi Darat, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Dinas Perhubungan, Bappeda, Dinas Kesehatan, dan sejumlah instansi terkait.

Dalam amanat Kakorlantas disebutkan, 71 tahun merupakan perjalanan panjang pengabdian Korps Lalu Lintas Polri. Perubahan mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, perkembangan teknologi, kompleksitas transportasi serta meningkatnya harapan publik terhadap pelayanan kepolisian menjadi tantangan yang harus dijawab melalui transformasi Polantas.

Mengusung tema “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”, peringatan tahun ini menegaskan komitmen mewujudkan Polantas yang modern dalam pemanfaatan teknologi, profesional dalam bekerja, humanis dalam pelayanan, tegas dan berkeadilan dalam penegakan hukum serta berintegritas dalam setiap tindakan.

Transformasi tersebut diarahkan untuk mengubah pola kerja dari responsif menjadi prediktif, dari sekadar berorientasi pada kegiatan menjadi berorientasi pada dampak, serta dari pendekatan konvensional menuju pelayanan modern berbasis teknologi dan data.

Dengan demikian, keberhasilan Polantas tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilakukan, tetapi dari meningkatnya keselamatan dan kepatuhan masyarakat, kualitas pelayanan serta kepercayaan publik.

Semangat itu diwujudkan melalui konsep Polantas Karib, yakni Kemitraan, Aktif, Responsif, Intuitif dan Berintegritas. Polantas didorong hadir sebagai mitra masyarakat dengan mendengar, memahami, melayani dan memberikan solusi.

Kemitraan juga diperkuat dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari pengemudi ojek daring, angkutan umum, angkutan barang dan logistik, komunitas otomotif, dunia pendidikan hingga seluruh pengguna jalan.

Di sisi lain, pemanfaatan teknologi menjadi bagian penting dalam transformasi pelayanan. Digitalisasi, pengembangan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), modernisasi registrasi dan identifikasi kendaraan serta integrasi sistem diarahkan untuk menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, transparan dan akuntabel.

Namun, teknologi tetap ditempatkan sebagai sarana, sementara masyarakat menjadi tujuan utama pelayanan.

Dalam penegakan hukum, orientasi Polantas bukan mengejar sebanyak-banyaknya penindakan. Penegakan hukum harus menjadi instrumen untuk mencegah pelanggaran, membentuk perilaku tertib berlalu lintas dan pada akhirnya menyelamatkan kehidupan.

“Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, hadirlah dengan kepedulian. Ketika masyarakat membutuhkan pelayanan, berikan kemudahan. Ketika hukum harus ditegakkan, bertindaklah tegas, objektif, berkeadilan, dan tetap menghormati martabat manusia,” kata Irjen Pol. Himawan Bayu Aji.

Peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 juga menjadi momentum bagi seluruh personel untuk terus menjaga integritas, profesionalisme dan kehormatan institusi. Sebagai salah satu representasi negara yang paling dekat dengan masyarakat di jalan raya, Polantas dituntut mampu membangun kepercayaan melalui setiap tindakan dan pelayanan.

“Lalu lintas pada hakikatnya bukan hanya mengenai jalan, kendaraan dan pergerakan, melainkan tentang manusia, keselamatan dan kehidupan. Ukuran keberhasilan tertinggi Polantas bukan semata jumlah pelanggaran yang ditindak ataupun kecanggihan teknologi yang dimiliki, tetapi kemampuan mencegah kecelakaan, melindungi masyarakat dan menyelamatkan kehidupan,” pungkas Irjen Himawan.

Melalui momentum 71 tahun Korps Lalu Lintas Polri, seluruh jajaran diharapkan terus memperkuat transformasi, meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas kemitraan dan membangun budaya keselamatan di tengah masyarakat.

Pesan “Satu nyawa sangat berharga. Selamat di jalan, selamat sampai tujuan, semua karena kita” menjadi penutup dalam peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.

Sejalan dengan semangat tersebut, Polda Sultra berkomitmen memperkuat sinergi serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang humanis, profesional dan bermanfaat bagi masyarakat Sulawesi Tenggara melalui tagline JAGA BUMI ANOA — Jaga Masyarakat, Jaga Wilayah, Jaga Lingkungan. (b-/ST)

Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Jumriati 

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
Jadikan Sultratop.com sumber preferensi berita Anda.
Sumber Terverifikasi Kelola Preferensi →
  • Bagikan