SULTRATOP.COM, KENDARI – Suasana di salah satu gedung Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari mendadak terasa romantis pada Rabu (26/8/2026), setelah sebuah ucapan penuh cinta untuk seorang mahasiswi terpajang dan sukses mencuri perhatian setiap orang yang melintas.
Papan ucapan berbentuk lingkaran itu tampil mencolok dengan hiasan bunga. Di bagian tengah tertulis nama inisial ST, lengkap dengan pesan manis yang membuat siapa saja yang membacanya ikut tersenyum baper.
“Selamat sayang, perjuangan panjangmu akhirnya terbayarkan. You did it! So proud of you (Kamu berhasil melakukannya! Aku sangat bangga padamu),” demikian tulisan yang terpampang pada papan tersebut.
Pesan itu kemudian ditutup dengan kalimat “With Love: Your Boyfriend” yang dapat diartikan “Dengan cinta dari pacarmu”.
Tak heran, papan ucapan tersebut beberapa kali membuat orang yang melintas memperlambat langkah. Tentu saja, karena pesan yang begitu personal dan romantis di tengah suasana kampus seperti UIN Kendari.
Di balik papan ucapan itu ternyata ada seorang pria pekerja tambang yang jauh-jauh sengaja datang ke UIN Kendari untuk memberikan “selamat” kepada sang kekasih yang baru saja meraih gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.) lewat yudisium.
Pria tersebut tampak berada lima meter dari papan ucapan. Sementara sang kekasih juga berada di depannya, saling berhadapan.
Ketika hendak diajak berbincang oleh wartawati SULTRATOP.COM, pria tersebut tampak enggan memberikan banyak keterangan. Ia hanya menjelaskan singkat bahwa dirinya bukan mahasiswa UIN Kendari.
Ia mengaku datang khusus untuk menghadiri acara yudisium sang kekasih sekaligus membawakan papan ucapan selamat tersebut.
“Dia saja (ceweknya) yang kuliah,” ujarnya singkat sembari menunjuk sang kekasih.
Ucapan sederhana itu justru membuat suasana semakin menarik. Sang perempuan yang ditunjuk tampak tersipu.
Kejutan itu seolah menjadi cara sang pria mengabadikan satu momen penting dalam perjalanan pendidikan kekasihnya.
Di tengah ramainya aktivitas yudisium, papan ucapan tersebut akhirnya menjadi satu pemandangan yang paling berbeda di antara deretan papan ucapan lain yang formal khas keluarga dan kerabat. (===)
Editor: Muhamad Taslim Dalma




















