SULTRATOP.COM, KENDARI – Di balik suksesnya Festival Dulang yang berhasil mencatatkan rekor dunia Museum Rekor Indonesia (MURI), Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) sekaligus Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, menyiapkan langkah lanjutan berupa program ambulans gratis bagi masyarakat Muna.
Program tersebut ditargetkan mulai direalisasikan sebelum akhir 2026 sebagai bentuk pelayanan sosial yang dapat dimanfaatkan warga Muna, khususnya yang berdomisili di Kota Kendari dan kabupaten/kota lainnya di Sulawesi Tenggara (Sultra).
Menurut Darwin, keberhasilan Festival Dulang bukan menjadi akhir dari kebersamaan masyarakat Muna, melainkan momentum untuk menghadirkan program-program yang memberikan manfaat langsung. Selain ambulans gratis, KKMM juga akan menyiapkan fasilitas tenda dan kursi yang dapat digunakan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial maupun kedukaan.
Ia mengatakan, seluruh pencapaian Festival Dulang dipersembahkan kepada masyarakat Muna dan Sulawesi Tenggara. Keberhasilan memecahkan rekor dunia itu merupakan hasil kerja keras panitia, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Muna yang terlibat menyukseskan festival budaya yang digelar di kawasan Eks-MTQ Kendari, Minggu (19/7/2026).
“Alhamdulillah, ini kebanggaan untuk masyarakat Muna. Sebagai Ketua KKMM saya bersyukur bisa menorehkan pencapaian besar dengan mencatatkan rekor dunia dan dihadiri sekitar 20 ribu masyarakat Muna,” kata Darwin kepada awak media.
Menurutnya, keberhasilan festival tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kebersamaan warga Muna melalui berbagai program pelayanan sosial yang dikelola KKMM.
“Nanti kami siapkan di sekretariat KKMM sebagai wadah masyarakat Muna yang bermukim di Kota Kendari, insyaallah juga di setiap kabupaten/kota. Namun, yang paling penting saat ini adalah kebutuhan ambulans,” ujarnya.
Darwin menegaskan, sebelum akhir 2026, program ambulans gratis sebagai sarana transportasi darat sudah dapat dimanfaatkan masyarakat melalui KKMM.
Selain itu, ia menyampaikan arahan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang berharap Festival Dulang dapat menjadi agenda budaya yang mampu menarik wisatawan nasional maupun mancanegara sehingga Pulau Muna semakin dikenal di tingkat dunia.
“Tadi disampaikan Bapak Gubernur bahwa beliau hanya membangun pondasi dan memberikan motivasi agar putra-putri asli Muna dapat memimpin Sultra pada masa mendatang,” tegas Darwin. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Muhamad Taslim Dalma

















