SULTRATOP.COM, KENDARI – Prof. Takdir Saili menjadi salah satu dari tiga calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang lolos ke tahap akhir pemilihan periode 2026-2030. Akademisi asal Kota Baubau ini memiliki rekam jejak panjang di dunia pendidikan tinggi dengan pengalaman lebih dari 30 tahun mengabdi di UHO, mulai dari dosen, dekan, Ketua Senat Akademik, Direktur Pascasarjana, hingga kini menjabat sebagai Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Hubungan Masyarakat.
Prof. Takdir yang lahir di Kota Baubau pada 12 Februari 1969 saat ini bersaing dengan dua kandidat lainnya, yakni Prof. Ida Usman dan Dr. Herman, untuk memperebutkan kursi Rektor UHO periode 2026-2030.
Masa kecilnya dihabiskan di Kota Baubau. Ia mengenyam pendidikan dasar di SD Negeri 1 Wajo Baubau dan lulus pada 1981. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan di SMP Negeri 1 Baubau pada 1984 dan SMA Negeri 1 Baubau pada 1987.
Pendidikan tinggi ditempuh di Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan. Dari kampus tersebut, ia meraih gelar sarjana pada 1992.
Setelah itu, Takdir melanjutkan pendidikan magister pada Program Studi Biologi Reproduksi Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lulus pada 1999.
Ia kemudian mengikuti program akademik di Jepang pada 2000 hingga 2002. Sepulang dari Jepang, Takdir kembali melanjutkan studi doktoral di IPB dan berhasil meraih gelar doktor pada 20 Januari 2006.
Karier akademiknya di Universitas Halu Oleo dimulai pada 1994 sebagai dosen di Fakultas Peternakan. Selama mengabdi di kampus hijau tersebut, ia dipercaya menduduki berbagai jabatan strategis.
Pada periode 2006-2010, Prof Takdir menjabat Kepala Laboratorium Peternakan UHO. Selanjutnya, pada 2010-2012 ia dipercaya sebagai Ketua Jurusan Peternakan.
Karier kepemimpinannya berlanjut sebagai Dekan Fakultas Peternakan selama dua periode berdasarkan Surat Keputusan Rektor, yakni periode 2012-2014 dan 2014-2018.
Setelah itu, ia menjadi Pengganti Antar Waktu (PAW) Ketua Senat Akademik UHO pada 2018-2019. Selanjutnya, Takdir menjabat Ketua Senat Akademik UHO pada 2019-2021.
Pada 2021 hingga 2025, ia dipercaya memimpin Pascasarjana UHO sebagai Direktur. Saat ini, Takdir mengemban amanah sebagai Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi, dan Hubungan Masyarakat UHO.
Selain aktif di lingkungan kampus, Takdir juga pernah menjadi anggota Satuan Tugas International Fund for Agricultural Development (IFAD).
Dalam pemilihan Rektor UHO periode 2026-2030, Takdir mengusung visi mewujudkan Universitas Halu Oleo sebagai pusat unggulan pendidikan, riset, dan inovasi berbasis kearifan serta sumber daya lokal yang berdaya saing global guna mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah pesisir, kelautan, dan pedesaan.
Visi tersebut akan diwujudkan melalui lima misi utama, yakni meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat riset dan inovasi, mengembangkan karakter serta kompetensi mahasiswa, meningkatkan tata kelola perguruan tinggi, serta memperkuat pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. (B/ST)
Laporan: M11
Editor: Muhamad Taslim Dalma













