SULTRATOP.COM, KENDARI – Kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 kian ramai dengan bertambahnya figur yang masuk dalam bursa calon. Wakil Rektor I Bidang Akademik UHO, Prof. La Ode Santiaji Bande resmi mendaftarkan diri pada Senin (25/5/2026) dan menjadi kandidat ke-6 yang ikut bersaing memperebutkan kursi pimpinan kampus terbesar di Sulawesi Tenggara (Sultra) tersebut.
Masuknya Prof. Santiaji menarik perhatian karena ia merupakan bagian dari jajaran pimpinan universitas yang terlibat langsung dalam sejumlah capaian strategis UHO dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari peningkatan mutu akademik, penguatan akreditasi program studi hingga keberhasilan kampus memperoleh akreditasi unggul tingkat institusi.
Prof. Santiaji mengatakan keputusannya maju didorong keinginan untuk melanjutkan pembangunan kampus yang selama ini telah berjalan. Menurutnya, berbagai fondasi sudah dibangun dan perlu diteruskan agar perkembangan UHO tetap terjaga.
“Ini keinginan pribadi saya untuk berkontribusi lebih jauh dalam memajukan UHO,” katanya.
Ia menilai identitas UHO sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pengembangan wilayah pesisir dan kelautan harus tetap dipertahankan. Fokus tersebut dinilai bukan sekadar visi akademik, tetapi juga menjadi kekuatan strategis universitas dalam menghadapi persaingan pendidikan tinggi.
Karena itu, jika mendapat amanah memimpin UHO, arah pembangunan yang sudah ada akan diteruskan dengan sejumlah penguatan.
“Kita akan tetap berfokus pada pengembangan pesisir dan kelautan sebagai ciri utama UHO,” ujarnya.
Kepercayaan diri Prof. Santiaji maju dalam Pilrek juga tidak lepas dari posisinya selama ini sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik. Ia mengaku ikut terlibat dalam proses penguatan mutu yang membawa UHO meraih berbagai capaian penting.
Beberapa program studi kini telah mengantongi akreditasi unggul dan akreditasi internasional. Selain itu, UHO juga baru saja memperoleh akreditasi unggul institusi yang diumumkan pada 5 Mei 2026. Menurutnya, pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa UHO sedang bergerak menuju level yang lebih kompetitif.
“Semua itu adalah hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika. Saya bersyukur menjadi bagian dari proses tersebut,” katanya.
Keterlibatan langsung dalam berbagai program itu membuat Prof. Santiaji merasa memahami titik-titik yang masih perlu dibenahi. Ia menilai masih ada ruang perbaikan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas akademik, tata kelola, dan daya saing kampus.
Ketua Panitia Pilrek UHO, Prof. Ali Bain mengatakan, berkas milik Prof Santiaji telah diterima dan dinyatakan lengkap dengan status ceklis 1. Dengan demikian, Prof. Santiaji merupakan pendaftar ke-6 Pilrek UHO 2026. (A/ST)
Kontributor: Ismu Samadhani
Editor: Muhamad Taslim Dalma












