SULTRATOP.COM, KENDARI – Banjir kembali menerjang sejumlah wilayah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), usai hujan deras mengguyur daerah tersebut pada Sabtu (16/5/2026) malam. Permukiman warga di BTN Puri Taman Kendari, Kecamatan Puuwatu, hingga kawasan bantaran Kali Wanggu di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, kembali terendam, memaksa warga berjibaku menyelamatkan barang-barang mereka dari genangan air.
Sedikitnya lima kecamatan di Kota Kendari terdampak banjir akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur dalam waktu singkat. Pemerintah Kota Kendari pun memutuskan memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama tujuh hari ke depan.
Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), mengingat kondisi cuaca yang masih sulit diprediksi.
“Setelah rapat koordinasi dengan seluruh Forkopimda diputuskan perpanjangan tanggap darurat selama tujuh hari ke depan karena curah hujan tidak dapat diprediksi,” kata Cornelius Padang kepada Sultratop.com, Minggu (17/5/2026).
Ia mengungkapkan, personel BPBD hingga kini masih bergerak melakukan pendataan di sejumlah wilayah yang terendam banjir. Selain melakukan asesmen, petugas di lapangan juga masih fokus membantu penanganan warga terdampak.
“Personel masih bergerak melakukan pendataan di beberapa wilayah yang terendam banjir dan masih menunggu data dari teman-teman kelurahan. Mereka juga masih melakukan penanganan warga terdampak di daerahnya,” ujarnya.
Adapun lima kecamatan yang terdampak banjir yakni Kecamatan Mandonga, Puuwatu, Kadia, Wua-wua, dan Baruga.
Menurut Cornelius, pihak kelurahan masih berhati-hati dalam menyampaikan data agar informasi yang diterima BPBD benar-benar akurat.
“Jadi, kami masih menunggu datanya mereka kirimkan. Mereka juga tidak mau salah-salah mengirim data, jadi kami masih menunggu informasinya,” katanya.
Ia menegaskan BPBD Kota Kendari berkomitmen memberikan pelayanan dan penanganan maksimal bagi warga terdampak banjir.
BTN Puri Taman Kendari di Kecamatan Puuwatu dan kawasan bantaran Kali Wanggu di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga merupakan dua kawasan yang kembali diterjang banjir. Sementara ini, banjir di Kecamatan Wua-Wua dilaporkan mulai surut.
Personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari masih berada di lokasi membantu warga membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah akibat banjir. (B/ST)
Laporan: Bambang Sutrisno
Editor: Muhamad Taslim Dalma



















