SULTRATOP.COM, MUNA BARAT – Di usia senja yang diperkirakan telah mencapai 100 tahun, pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia (lansia) di Desa Pajala, Kecamatan Maginti, masih harus bertahan hidup di rumah yang nyaris roboh dan membahayakan keselamatan mereka.
Kondisi memprihatinkan itu akhirnya mengetuk kepedulian Bupati Muna Barat, La Ode Darwin yang turun langsung menyerahkan bantuan sekaligus memastikan rumah pasangan lansia tersebut segera diperbaiki, Rabu (13/5/2026).
Pasangan lansia tersebut diketahui bernama Puto Minyang dan istrinya, Ute. Keduanya tinggal bersama cucunya di rumah yang kondisinya sudah rapuh, dengan atap bocor, dinding lapuk, lantai rusak hingga gelagar rumah yang dinilai tidak lagi aman untuk ditempati.
Dalam kunjungannya, La Ode Darwin bersama Ketua TP PKK Muna Barat, Rhika Purwaningsi Darwin menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai kepada pasangan lansia itu. Selain itu, pemerintah daerah juga akan memperbaiki rumah mereka melalui program bedah rumah.
“Saya sangat prihatin melihat kondisi rumah pasutri lansia ini. Saya segera akan melakukan perbaikan rumah pasutri lansia ini. Kami tidak ingin ada masyarakat yang tinggal di rumah yang membahayakan keselamatan mereka. Insyaallah pemerintah daerah akan membantu memperbaiki rumah ini agar lebih layak ditempati,” kata La Ode Darwin.
Ketua DPD I Golkar Sultra itu mengatakan, kunjungannya merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga kurang mampu, khususnya masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni.
“Pemilik rumah ini adalah pasangan suami istri yang usianya sekitar 100 tahun lebih. Mereka tinggal bersama cucunya. Anak-anaknya sudah tinggal dan memiliki keluarga sendiri di tempat lain. Jadi, kehidupan pasutri lansia ini sangat memprihatinkan dan saya sangat peduli untuk membantu membangunkan rumah mereka,” ucapnya.
La Ode Darwin mengaku prihatin karena pasangan lansia tersebut tidak lagi memiliki mata pencaharian dan hanya bergantung pada bantuan anak-anak mereka.
“Jadi, saya sudah perintahkan Dinas Perumahan atau Dinas Sosial untuk segera turun memperbaiki rumah pasangan lansia ini. Saya sangat turut prihatin sama mereka, di akhir masa usia mereka hidup sangat serba kekurangan. Jadi, bentuk perhatian serius saya akan membangunkan rumah mereka agar layak untuk dihuni,” tegasnya.
Pria yang kerap disapa DW itu menambahkan, kondisi rumah tidak layak huni seperti yang ditempati pasangan lansia tersebut masih banyak ditemukan di Muna Barat. Karena itu, ia menjadikan program perbaikan rumah warga sebagai salah satu prioritas pemerintahannya.
“Jadi, rumah tidak layak huni di Muna Barat menjadi prioritas saya untuk dilakukan perbaikan agar layak untuk ditinggali,” jelasnya. (*/ST)
Laporan: Adin
















