19 July 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Rumah Guru di Mandonga Ludes Terbakar, Dua Lapak Kios Ikut Hangus

  • Bagikan
Rumah Guru di Mandonga Ludes Terbakar, Dua Lapak Kios Ikut Hangus
Petugas Damkarmat Kendari memadamkan api di Jalan Taman Suropati, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Selasa sore (10/2/2026). (Foto: Bambang Sutrisno/SULTRATOP.COM)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Sebuah rumah milik seorang guru di Jalan Taman Suropati, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, ludes dilalap api pada Selasa sore (10/2/2026). Kebakaran tersebut turut menghanguskan dua lapak kios milik warga.

Peristiwa kebakaran itu menimpa rumah milik Sri Indahyani (43), seorang guru yang berdomisili di Kabupaten Konawe. Berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian, kepulan asap tebal pertama kali terlihat dari seberang jalan sebelum api dengan cepat menjalar ke seluruh bagian bangunan.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor April 2026

Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan melahap rumah beserta dua lapak kios yang berada di sekitarnya. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya tapi api sulit dikendalikan karena bangunan rumah terbuat dari material kayu dan sudah berusia puluhan tahun.

“Saya baru pulang dari mengajar. Syok sekali lihat rumah sudah rata dengan tanah, untungnya keluarga selamat semua,” ujar Sri kepada media ini.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, Ahriawandy mengatakan bahwa, usai menerima informasi kebakaran pukul 14.30 Wita pihaknya langsung bergegas dalam waktu lima menit tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

“Tidak menunggu waktu lama kami langsung melakukan proses evakuasi barang berharga yang bisa diselamatkan, dan proses pemadaman pun berjalan tanpa adanya hambatan sama sekali. Kebetulan rumah korban ini terbuat dari konstruksi bahan kayu dengan kondisi puluhan tahun, sangat mudah dilahap dengan waktu cepat karena keterbatasan masyarakat dalam memadamkan api,” katanya.

Ia menambahkan, setelah pemadaman berhasil serta dilanjutkan dengan pendinginan, total kerugian mencapai Rp150 juta. Jumlah armada yang diterjunkan sebanyak 5 unit mobil pemadam, dan 3 unit mobil penyuplai air. Selain itu, rombongan komunitas air tower turut berpartisipasi dalam membantu proses pemadaman.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, namun dugaan saat ini adalah arus pendek. Barang berharga yang berhasil diselamatkan berupa kumpulan uang tunai, dan barang berharga lainnya, beruntung korban jiwa tidak ada,” pungkasnya. (A/ST)

 

Laporan: Bambang Sutrisno

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI


  • Bagikan