15 July 2024
Indeks

Tina Nur Alam Dapat Rekomendasi PKS, Jadi Cagub Pertama yang Punya Pintu Pencalonan

  • Bagikan
Tina Nur Alam mendapat rekomendasi dari DPP PKS untuk maju pada Pilkada 2024 sebagai calon Gubernur Sultra. (Ismu/Sultratop.com)

SULTRATOP.COM, KENDARI – Tina Nur Alam mencatatkan namanya sebagai bakal Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) pertama yang memenuhi persyaratan kursi setelah mendapat rekomendasi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Sebelumnya, Tina sudah mendapat rekomendasi dari partai Nasional Demokrat (Nasdem).

PKS turut mempercayakan dukungannya kepada Tina Nur Alam melalui Surat Keputusan (SK) Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS yang ditandatangani Sekjen Aboe Bakar Alhabsya pada 24 Mei 2024.

Iklan Astra Honda Motor Sultratop

Rekomendasi ini menandai langkah penting dalam perjalanan politiknya menuju Pilkada 2024.Tina Nur Alam, yang dikenal sebagai figur berpengalaman di dunia politik dan pemerintahan, berhasil menarik perhatian PKS dengan visi dan misinya yang dianggap mampu membawa perubahan positif bagi daerah yang akan dipimpinnya.

Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Sultra, Yaudu Salam Ajo mengatakan, alasan PKS mengusung Tina Nur Alam karena ia berasal dari keluarga politisi dan telah lama berinteraksi dengan keluarga tersebut.

“Sejak pak Nur Alam. Pak Nur Alam kan pernah diusung juga oleh PKS,” ungkapnya saat ditemui di salah satu hotel Kendari pada Sabtu (22/6/2024).

Selain itu, Yaudu mengungkapkan, PKS juga telah membangun kesepakatan dengan keluarga Tina Nur Alam untuk saling mendukung dan membantu dalam pemenangan Pemilu 2024. Sehingga, pada akhirnya DPP menerima pengusungan Tina Nur Alam untuk berproses berkelanjutan di Pilkada Sultra 2024.

Pada kesempatan yang sama, Mantan Gubernur Sultra, Nur Alam mengaku hal yang terjadi itu merupakan bagian dari strategi baik secara makro maupun mikro dalam arti penyiapan administrasi hingga konsolidasi-konsolidasi. Suami Tina Nur Alam itu menyebut proses yang berjalan saat ini adalah membangun koalisi partai-partai pendukung yang nanti menjadi syarat administrasi di dalam pendaftaran di KPU.

“Ini sekaligus sudah menjadi proyeksi dari penyiapan infrastruktur konsolidasi, strategi sampai dengan ke akar rumput. Tentu di samping tim-tim yang selama ini dibentuk dan bersifat personal, sekarang akan lebih mengerucut lagi ke tim-tim partai,” ucap Nur Alam.

Ia memprediksi, dengan lebih dulunya Tina Nur Alam mendapat dukungan partai yang sudah memenuhi syarat sebagai satu pintu (PKS dan Nasdem), maka menjadi langkah awal yang lebih baik. Ini mendahului kompetitor-kompetitor yang lain di dalam pelaksanaan tigas-tugas konsolidasi dari versi infrastruktur partai.

Ia harap, dengan itu akan memperbesar dan memperluas dukungan terhadap Tina Nur Alam pada Pilkada 2024. Nur Alam yakin hal tersebut menjadi strategi yang cukup nyata dan efektif.

“Saya tidak yakin berapa pasang yang akan maju Pilgub. Tapi, baru ibu Tina yang punya pintu pasti. Sekiranya Pemilu itu besok, maka ibu Tina sendiri yang mendaftar, yang lain masih dalam posisi surat tugas-surat tugas yang belum bisa dipastikan menjadi rekomendasi,” tambah Nur Alam.

Tina Nur Alam di acara rapat konsolidasi pemenangan Pilkada 2024 yang digelar DPW PKS Sultra di salah satu hotel Kendari pada Sabtu (22/6/2024).

Sementara itu, Tina Nur Alam mengatakan, mendapatkan rekomendasi Nasdem dan PKS sudah lebih dari cukup untuk dirinya maju dalam Pilkada 2024 di Sultra. Kendati demikian, ia mengaku masih akan membangun komunikasi-komunikasi dengan partai lainnya.

“Ada komunikasi dengan partai lain tapi kita keluarkan step by step. Kita keluarkan dulu dua, Nasdem dan PKS. Nanti selanjutnya ada partai lain. Tapi saya tutup dulu, ada saatnya kita umumkan,” tuturnya.

Sebagai Informasi, partai Nasdem memperoleh 6 kursi di DPRD Sultra pada Pemilu 2024, sementara PKS memperoleh 4 kursi. Dengan demikian, Tina Nur Alam telah mendapat rekomendasi dari 10 kursi dari minimal 9 kursi untuk dapat diusung sebagai calon gubernur. (===)

 

Kontributor: Ismu Samadhani

IKUTI BERITA DAN ARTIKEL KAMI

  • Bagikan