13 August 2026
Indeks
Banner AMSI Sultratop.com

Kuota Diskon Tiket PELNI Habis, Penumpang Kendari Padati Rute Bobong dan Tikong

  • Bagikan
Jadwal dan Rute Keberangkatan KM Sabuk Nusantara Januari 2025
KM Sabuk Nusantara 78

SULTRATOP.COM, KENDARI – Program diskon tiket kapal penumpang sebesar 30 persen dari PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra).

Tingginya minat penumpang membuat kuota promo secara nasional cepat habis, sementara di Kendari rute menuju Bobong dan Tikong menjadi yang paling diminati hingga memicu lonjakan jumlah penumpang pada setiap jadwal pelayaran.

Iklan Sultratop Astra Honda Motor Agustus 2026

Kepala Cabang PT PELNI Kendari, Andi Ramadan, mengatakan potongan harga tiket berlaku untuk keberangkatan 20 Juni hingga 15 Agustus 2026. Namun tingginya antusias warga, membuat kuota tiket cepat habis.

“Kuotanya sudah habis sebelum 15 Agustus ” kata Andi Ramadan, Rabu (22/7/2026).

Program tersebut terbukti meningkatkan mobilitas masyarakat. Jumlah penumpang pada armada yang beroperasi dari Pelabuhan Kendari melonjak dibandingkan hari-hari biasa.

Untuk KM Tilongkabila, jumlah penumpang mencapai 400 hingga 500 orang dalam setiap pelayaran, baik di rute selatan maupun utara.

Sementara KM Sabuk Nusantara 78 bahkan mengangkut lebih dari 500 penumpang, dengan mayoritas memilih tujuan Bobong dan Tikong.

Kuota Diskon Tiket PELNI Habis, Penumpang Kendari Padati Rute Bobong dan Tikong
Kepala Cabang PT Pelni Kendari, Andi Ramadan (Foto: Dok. Sultratop)

Sebagai informasi, KM Sabuk Nusantara 78 adalah kapal penugasan dari Kementerian Perhubungan, tidak mendapatkan diskon disebabkan harga tiket baik penumpang maupun barang di bawah harga kapal Pelni.

Menurut Andi, tingginya minat masyarakat tidak lepas dari selisih biaya perjalanan yang cukup besar dibandingkan moda transportasi udara.

“Rata-rata mereka memilih menggunakan kapal karena bisa mengurangi biaya perjalanan dibandingkan naik pesawat,” ujarnya.

Lonjakan penumpang juga membuat kapasitas kapal pada sejumlah jadwal keberangkatan tidak lagi mencukupi.

Untuk mengantisipasi membludaknya penumpang, PT PELNI Kendari mengalihkan sebagian calon penumpang ke kapal swasta Persada 10 agar seluruh penumpang tetap dapat diberangkatkan.

Secara nasional, program diskon ini juga menunjukkan respons yang sangat positif. Hingga 21 Juli 2026, sebanyak 660.654 penumpang telah memanfaatkan potongan harga tersebut atau sekitar 96 persen dari total kuota yang disiapkan sebanyak 693.690 penumpang. Selama periode program, Makassar tercatat sebagai tujuan favorit penumpang, disusul Tanjung Priok, Ambon, Baubau, dan Surabaya.

Masyarakat dapat membeli tiket melalui aplikasi Pelni Mobile maupun langsung di Kantor PT PELNI Cabang Kendari di Jalan Lakidende, Kelurahan Kandai, Kecamatan Kendari.

KM Jetliner Masih Docking

Sementara itu, PELNI Cabang Kendari saat ini melayani masyarakat melalui tiga armada, yakni KM Tilongkabila untuk rute selatan dan utara, KM Sabuk Nusantara 78 untuk wilayah kepulauan dan kawasan timur, serta KM Jetliner yang melayani rute Kendari–Raha–Wanci.

Namun, khusus KM Jetliner masih belum beroperasi karena sedang menjalani perawatan berkala (docking) di galangan kapal Makassar sejak 16 Juli 2026. Proses perbaikan diperkirakan selesai pada awal Agustus sehingga kapal dapat kembali melayani masyarakat.

Adapun KM Tilongkabila melayani rute selatan Kendari–Raha–Baubau–Makassar–Labuan Bajo–Bima–Lembar–Benoa, serta rute utara Kendari–Luwuk–Gorontalo–Bitung.

Sementara KM Sabuk Nusantara 78 melayani lintasan Banggai–Kendari–Bobong–Tikong–Banggai–Luwuk–Ampana–Gorontalo, sedangkan KM Jetliner melayani rute Kendari–Raha–Wanci. (B/ST)

Laporan: M11

Editor: Muhamad Taslim Dalma

Redaksi SULTRATOP.COM melakukan perbaikan pada judul dan isi berita ini. Sebelumnya diberitakan kuota program diskon tiket kapal PT PELNI hampir habis. Berdasarkan informasi klarifikasi dari PT PELNI, kuota program diskon tiket telah habis (saat tanggal penayangan berita), sehingga program diskon tidak lagi tersedia meskipun periode yang semula dijadwalkan berlangsung hingga 15 Agustus 2026. Kami mengoreksi informasi tersebut demi menjaga akurasi pemberitaan.

Follow WhatsApp Channel Sultratop untuk update berita pilihan
  • Bagikan