28 May 2024
Indeks

Hanya Ridwan Bae dan ARF yang Mendapat Surat Tugas Golkar Maju Pilgub

  • Bagikan
Ridwan Bae - Abdul Rahman Farisi

SULTRATOP.COM – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar hanya memberikan surat tugas kepada Ridwan Bae dan Abdul Rahman Farisi untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2024. Selain dua nama kader internal ini, tidak ada lagi figur lain yang mendapat rekomendasi maupun penugasan.

Hal itu dikemukakan sendiri oleh Abdul Rahman Farisi (ARF) selaku Wakil Koordinator Wilayah Sultra Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Golkar. Kemudian, sampai saat ini belum ada pembicaraan atau pembahasan baik secara formal maupun informal soal Pilgub Sultra setelah keluarnya surat tugas tersebut.

Iklan Astra Honda Sultratop

“Tentu bagi Golkar termasuk di DPP bahwa opsi terbaik saat ini adalah akan mendorong pa Ridwan Bae sebagai bakal calon gubernur sambil menunggu selesai penghitungan suara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024. Saya juga sebagai salah satu yang diberikan surat tugas (calon gubernur/calon wakil gubernur) mesti bersiap untuk tetap mengikuti proses menuju pilgub,” ujar ARF melalui telepon, Kamis (29/2/2024).

Soal siapa yang akan diusung Golkar nantinya, tentu kata ARF, Golkar akan mempertimbangkan hasil survei, kesiapan, dan lain-lain yang akan dibahas oleh Bappilu Golkar. Oleh karena itu, ARF membantah bila ada yang mengklaim telah mendapatkan rekomendasi maupun surat tugas selain dua kader Golkar tersebut untuk Pilgub Sultra.

Dalam penghitungan sementara, Golkar sendiri akan merajai perolehan kursi di DPRD Provinsi Sultra yakni sebanyak 7 kursi dalam Pileg 2024. Pada 6 Daerah Pemilihan (Dapil) DPRD Provinsi Sultra, Golkar dipastikan mendapatkan kursi, dan yang menjadi tambahan adalah Dapil Konawe Selatan (Konsel) – Bombana yakni 2 kursi, sehingga total 7 kursi.

Dengan perolehan 7 kursi itu, maka Golkar akan mendapat posisi sebagai Ketua DPRD Provinsi Sultra karena perolehan kursinya yang tertinggi. Lalu, untuk mencalonkan kandidat gubernur hanya butuh 2 kursi koalisi.

Kemudian, Golkar juga merajai perolehan kursi di pileg kabupaten/kota di Sultra yakni Kendari, Konsel, Baubau, dan Buton. Pada empat daerah tersebut, Golkar akan mendapat posisi sebagai Ketua DPRD, sementara daerah lainnya masuk di jajaran Wakil Ketua DPRD.

Dengan kekuatan yang demikian kata ARF, Golkar memiliki modal yang sangat kuat untuk mengusung sendiri pasangan calon gubernur dan memenangkan pertarungan. Karena dominasi ini pula, banyak figur-figur yang ingin mendapat dukungan dari Partai Golkar untuk maju Pilgub.

“Jadi memang banyak politisi di luar yang melihat kekuatan Partai Golkar dan ingin menggunakan Golkar. Saya kira itu silakan saja, tapi Golkar punya mekanisme tersendiri, aturan tersendiri, punya cara sendiri. Sebagai partai besar, Golkar punya mekanisme baku dalam menentukan siapa yang layak didukung di Pilgub nanti,” ujar ARF.

Sebagai informasi, Ridwan Bae dan ARF merupakan dua caleg yang mendapat suara tertinggi di Partai Golkar untuk DPR RI Dapil Sultra. Berdasarkan data KPU per tanggal 29 Februari 2024 dengan suara masuk 75.53%, Ridwan Bae sudah mengantongi 53.891 suara, menyusul ARF di posisi kedua dengan 12.773 suara. Golkar sendiri dipastikan mendapat satu kursi terakhir DPR RI dari Dapil Sultra. (===)



google news sultratop.com
  • Bagikan